Jangan Terlewat!, Simak Syarat Daftar KIP Kuliah Untuk UTBK-SBMPTN 2021 - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Jangan Terlewat!, Simak Syarat Daftar KIP Kuliah Untuk UTBK-SBMPTN 2021
BERITA Kanal Highlight

Jangan Terlewat!, Simak Syarat Daftar KIP Kuliah Untuk UTBK-SBMPTN 2021

Satukanal.com, Nasional – Jalur seleksi UTBK-SBMPTN 2021 pada KIP Kuliah telah dibuka. Pendaftaran KIP Kuliah untuk UTBK-SBMPTN ini akan berlangsung selama dua pekan, yakni 14 Maret hingga 31 Maret 2021 mendatang.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) kembali menyalurkan bantuan untuk melanjutkan pendidikan tinggi kepada 200 ribu mahasiswa penerima KIP-Kuliah baru.

Sebagai informasi, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah adalah jaminan negara mengenai keberlangsungan kuliah dengan memberikan pembebasan biaya kuliah dan bantuan biaya hidup bulanan, yang diberikan bagi mahasiswa yang memenuhi syarat ekonomi dan akademik.

Lalu, apakah persyaratan agar memperoleh KIP-Kuliah?, Simak penjelasan yang telah dirangkum Satukanal.com.

Syarat yang harus dipenuhi :

  1. Penerima KIP-Kuliah adalah siswa SMA atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus 2 (dua) tahun sebelumnya.
  2. Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen yang sah. Sementara itu, keterbatasan ekonomi calon penerima KIP Kuliah dapat artikan dengan, Kepemilikan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Berasal dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH), Pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan, Mahasiswa dari keluarga yang masuk dalam desil kurang atau sama dengan kategori 4 (empat) pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
  3. Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru, dan diterima di PTN atau PTS pada Prodi dengan Akreditasi A atau B, dan dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada Prodi dengan Akreditasi C.
Baca Juga :  Anti Menor! Paham Basic Makeup Penting Bagi Pemula

Apabila siswa pendaftar tidak mampu secara ekonomi, Hal itu dapat dibuktikan dengan pendapatan kotor gabungan orang tua atau wali paling banyak Ro 4.000.000 setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp 750.000.

Penerima KIP Kuliah ditetapkan oleh Puslapdik Kemendikbud atas usulan perguruan tinggi setelah mahasiswa melakukan registrasi di perguruan tinggi tersebut.

Tahapan mendaftar KIP Kuliah :

  1. Siswa dapat langsung melakukan pendaftaran secara mandiri di web Sistem KIP Kuliah pada laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id atau melalui KIP Kuliah mobile apps.
  2. Pada saat pendaftaran, siswa memasukkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email yang valid dan aktif.
  3. Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN serta kelayakan mendapatkan KIP Kuliah.
  4. Jika proses validasi berhasil, Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang didaftarkan.
  5. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran KIP Kuliah dan memilih jalur seleksi yang akan diikuti (SNMPTN/SBMPTN/SMPN/UMPN/Mandiri).
  6. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau sistem informasi seleksi nasional masuk perguruan tinggi sesuai jalur seleksi yang dipilih.
  7. Bagi calon penerima KIP Kuliah yang telah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi, dapat dilakukan verifikasi lebih lanjut oleh Perguruan Tinggi sebelum diusulkan sebagai calon mahasiswa penerima KIP Kuliah.
Baca Juga :  Aturan Penyembelihan Hewan Kurban Saat Pandemi Covid-19

Manfaat KIP Kuliah :

  1. Bebas biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi
  2. Bebas biaya pendidikan yang dibayarkan kepada perguruan tinggi
  3. Subsidi biaya hidup sebesar Rp 700.000 per bulan yang disesuaikan dengan pertimbangan biaya hidup di masing-masing wilayah.

Namun, ada jangka waktu pemberian KIP Kuliah sesuai jenjang pendidikan dan program yang diambil. Program reguler yakni, Sarjana maksimal 8 semester, Diploma empat maksimal 8 semester, Diploma tiga maksimal 6 semester, Diploma dua maksimal 4 semester.

Selanjutnya untuk, Program profesi yakni, Dokter maksimal 4 semester, Dokter gigi maksimal 4 semester, Dokter hewan maksimal 4 semester, Ners maksimal dua semester, Apoteker maksimal dua semester, Guru maksimal dua semester.

 

 

 

 

 

Pewarta : Naviska
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait