SATUKANAL.COM
Covid-19
BERITA HIGHLIGHT ISU PILIHAN

Jangan Cemas, Ini Kabar Baik Terkait Penanganan Covid-19

SATUKANAL – Di tengah duka atas meninggalnya ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sudjiatmi Notonegoro dan juga wabah Covid-19, masih ada kabar baik.

Rangkaian kabar baik ini, diharap bisa mengurangi kecemasan masyarakat. Bahwa ada harapan untuk penanganan penyebaran virus Corona.

31 Pasien Sembuh, Kondisi Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dan Dokter Handoko Gunawan Membaik

Data per 25 Maret 2020, ada sebanyak 31 pasien positif Covid-19 yang dipastikan sembuh.

Selain itu, kondisi Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi yang semakin membaik.

Hal ini disampaikan juru bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Jodi Mahardi melalui keterangan video.

Jodi mengungkapkan, Budi Karya dalam proses perawatan isolasi secara intensif oleh tim kesehatan.

“Saat ini alat bantu pernapasan Pak Menhub sudah dilepas,” ungkap Jodi dikutip dari tempo.co pada hari Rabu (25/3/2020).

Selanjutnya mengenai kondisi kesehatan dr Handoko Gunawan. Sosok dokter yang telah lanjut usia ini mencuri perhatian publik karena semangatnya untuk menolong para pasien Covid-19.

Setelah melalui perawatan instensif, dr Handoko Gunawan dinyatakan negatif virus Corona atau Covid-19 dan telah diperbolehkan untuk pulang ke rumah.

“Iya (benar negatif),” ujar dokter spesialis paru RSUP Persahabatan Jakarta, Erlang Samoedro, dikutip dari detik.com pada hari Selasa (24/3/2020).

Baca Juga :  MUI Keluarkan Fatwa Boleh Ganti Salat Jumat dengan Salat Duhur pada Daerah Darurat Corona
Alat Tes Cepat Covid-19 Mulai Didistribusikan ke Daerah

Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah melakukan impor dari China alat rapid test untuk pemeriksaan cepat terhadap virus Corona atau Covid-19 melalui PT. RNI (Persero) yaang telah mendapatkan izin dari Kementrian Kesehatan RI.

Jumlah alat rapid test berjumlah 500 ribu kit yang diimpor dari China secara bertahap. Rencananya, Pemerintah Indonesia akan mengimpor alat tes cepat sebanyak 1 juta kit.

Laporan dari juru bicara Presiden mengenai virus Corona atau Covid-19, Achmad Yurianto saat konferensi pers pada hari Selasa (24/3/2020) mengungkapkan bahwa telah di distribusikan alat rapid test di 34 provinsi di Indonesia.

“Saat ini kita sudah mendistribusikan 125 ribu kit untuk pemeriksaan cepat yang di distribusikan di 34 provinsi. Nantinya, provinsi lah yang menentukan untuk kontak tracing dan untuk petugas kesehatan yang dilibatkan di layanan langsung terkait dengan Covid-19 ini,” ungkapnya.

Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama Kompak Siapkan Rumah Sakit untuk Tangani Covid-19

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mempersiapkan 20 Rumah Sakit Muhammadiyah yang tersebar di seluruh Indonesia untuk penanganan pasien virus Corona atau Covid-19.

“Total kita punya itu kan sekitar 471 rumah sakit dan klinik. Cuman saat ini yang kita gunakan masih 20 dulu terus kita lakukan adalah identifikasi, terus nanti akan nambah terus siapa yang siap, karena kita dorong terus,” ujar Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center, dr. Corona Rintawan, di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta dikutip dari detikcom, pada hari Selasa (10/3/2020).

Baca Juga :  Cegah Corona, Pemkab Kediri Semprotkan Disinfektan di Fasum Hingga Ponpes

Sedangkan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama juga telah mempersiapkan 23 Rumah Sakit yang tersebar di seluruh Indonesia dan dibagi dua tipe untuk penanganan virus Corona atau Covid-19. Hal ini dijelaskan oleh M. Ali Yusuf selaku Ketua LPBI (Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim).

“Rumah Sakit tipe pertama, untuk penanganan berat seperti rumah sakit rujukan yang ada ruang isolasi dan segala macamnya, dan tipe kedua, yaitu Rumah Sakit yang hanya melayani pemeriksaan atau screening awal untuk kemudian dirujuk ke RS rujukan,” jelasnya dikutip dari republika, pada hari Senin (23/3/2020).

Banyaknya pemberitaan mengenai virus Corona atau Covid-19 disinyalir membuat masyarakat bertambah panik. Rasa kepanikan ini yang malah akan membuat kondisi masyarakat stres, banyak pikiran, sehingga menyebabkan keadaan tubuh menjadi drop.

Untuk itu, perlu juga disampaikan kepada masyarakat hal-hal yang baik. Berikut tercatat 15 kabar baik di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19 yang sedang melanda dunia.

Redaktur: N Ratri

Kanal Terkait