Jadi Korban Mafia Tanah, Kakanwil BPN DKI Jakarta Imbau Masyarakat Tak Beri Kuasa Pengurusan Tanah Pada Orang Lain - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Jadi Korban Mafia Tanah, Kakanwil BPN DKI Jakarta Imbau Masyarakat Tak Beri Kuasa Pengurusan Tanah Pada Orang Lain
Nirina Zubir
BERITA Kanal Straight Kanal Viral

Jadi Korban Mafia Tanah, Kakanwil BPN DKI Jakarta Imbau Masyarakat Tak Beri Kuasa Pengurusan Tanah Pada Orang Lain

Satukanal.com, Nasional – Publik kembali dihebohkan atas kasus mafia tanah yang merugikan artis tanah air bernama Nirina Zubir. Seperti yang diketahui, kerugian yang diderita keluarganya diketahui mencapai Rp17 miliar.

Kabar terbaru, Kasubdit Harta dan Benda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Petrus Silalahi mengatakan bahwa Mantan Asisten Rumah Tangga (ART) bernama Riri Khasmita sebagai otak mafia tanah. Hal itu dibuktikan bahwa sertifikat tanah milik Nirina ada dalam penguasannya.

Kini pihak Kepolisian telah menetapkan lima tersangka termasuk mantan ART Nirina Zubir. Namun, polisi menyebut tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka.

Tiga di antaranya telah ditahan, sedangkan dua tersangka lain saat ini masih dalam proses pendalaman oleh penyidik. Adapun tiga tersangka yang telah ditangkap adalah Riri Khasmita dan suaminya yang bernama Edrianto, serta seorang notaris bernama Farida.

Baca Juga :  Pemerintah Arab Saudi Larang Jemaah Selfie di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi 

Dari hasil penyidikan Badan Pertanahan Nasional (BPN) menjelaskan, ada 6 sertifikat tanah/bangunan milik keluarga Nirina Zubir yang kepemilikannya telah beralih kepada tersangka Riri Khasmita dan suaminya, Endrianto. Dua sertifikat di antaranya diagunkan ke bank senilai total Rp 8,4 miliar.

“Dari itu (6 sertifikat) juga ada hak tanggungan di BCA dan BRI nilainya juga tidak kecil. Ada yang Rp 5 miliar dan Rp 1,2 miliar dan Rp 1,2 miliar lagi,” kata Kakanwil BPN DKI Jakarta Dwi Budi Martono dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (18/11/2021).

Baca Juga :  Gerhana Bulan Sebagian pada 19 November, Simak Tata Cara dan Bacaan Niat Sholatnya

Ada juga dua bidang tanah yang sudah dijual ke pihak ketiga. Dwi menjelaskan ada 3 orang yang sudah membeli tanah/bangunan milik keluarga Nirina Zubir ini. Dwi mengatakan peralihan kepemilikan bergantung pada putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum yang tetap.

Banyaknya kasus mafia tanah di Indonesia, Dwi mengimbau agar masyarakat rutin memeriksa status sertifikasi tanahnya agar tak menjadi korban mafia tanah. Pihak BPN juga mengimbau agar masyarakat tak memberikan kuasa kepengurusan tanah kepada orang lain.

Sebagai informasi, kini BKN telah meluncurkan sebuah aplikasi bernama Sentuh Tanahku yang dapat diunduh gratis di Playstore dan Appstore. Di aplikasi itu masyarakat dapat mendaftarkan sertifikatnya agar dapat diperiksa secara online.

 

 

Editor : Naviska

Kanal Terkait