Jadi Koleksi Artis dan Sosialita Saat Pandemi Covid-19, Desainer Asal Malang Buat Pengait Masker Mewah Berlapis Emas - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Jadi Koleksi Artis dan Sosialita, Desainer Asal Malang Buat Pengait Masker Mewah Berlapis Emas
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Jadi Koleksi Artis dan Sosialita Saat Pandemi Covid-19, Desainer Asal Malang Buat Pengait Masker Mewah Berlapis Emas

Satukanal.com, Malang – Pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, penggunaan masker merupakan salah satu hal wajib dan kini juga menjadi tren fashion tersendiri. Selain menggunakan masker dengan memilih salah satu warna yang senada dengan pakaian.

Masker merupakan media pelindung awal dari kotoran, debu, maupun virus yang akan masuk ke dalam tubuh. Masker yang umum beredar di pasaran hanya memiliki dua tali pengait yang dikaitkan di kedua daun telinga. Lalu Chain mask ini sangat berguna untuk perempuan berhijab.

Lalu banyak masyarakat juga menggunakan serangkaian aksesoris, muncul lah inovasi chain mask yang berfungsi untuk mengaitkan tali masker serta dapat berguna untuk mempercantik penampilan. Adanya tren chain mask ini, salah satu desainer asal Kota Malang, yakni Gerry Yo membuat chain mask atau pengait masker mewah untuk menarik pelanggannya, khususnya kaum sosialita.

Hasil karya desainer asal Kota Malang ini juga menjadi koleksi banyak artis dan selebriti tanah air. Selain menarik minat para artis, istri para pejabat juga langganan memesan chain mask mewah tersebut.

Idenya membuat chain mask, Gerry beranggapan bahwa para penggunaan masker, terutama untuk perempuan, masih belum maksimal. Selain itu, ketika makan atau minum, seseorang harus melepas masker. Kemudian mereka meletakkan masker sembarang tempat.

Baca Juga :  Meninggalnya Petapa Misterius Awal Mula Penamaan Pantai Goa Cina

“Saya terinspirasi membuat chain mask tersebut kerena selama ini banyak penggunaan masker yang belum maksimal, terutama untuk kalangan wanita,” Ujarnya. Dari permasalahan tersebut terbesit ide untuk menciptakan chain mask. Bukan chain mask biasa, Gerry membuatnya mengikuti selera fashion.

Pada produk chain mask miliknya, Ia menggunakan bahan premium yang berbeda dengan yang ada di pasaran. Gerry memang sengaja mengincar pasar menengah ke atas. Oleh karena itu, untuk edisi khusus, ada sejumlah bahan yang dilapisi emas asli untuk meningkatkan nilai jual serta prestis bagi pemakainya.

“Peminat chain mask ini rata-rata memang dari istri-istri pejabat dan sosialita. Sebagian besar pesanan datang dari luar pulau, seperti Kalimantan dan beberapa wilayah lain,” Ujarnya.

Saat memasarkan produknya, harga yang ia tawarkan juga beragam, tergantung bahan baku yang dipakai pada chain mask tersebut. Untuk chain mask yang berbahan premium dibanderol dengan kisaran ratusan ribu sedangkan chain mask yang dilapisi emas, harganya bisa mencapai jutaan rupiah.

Yang lebih spesial lagi, pembeli chain mask bisa mendesain dan memilih bahan sendiri sendiri sesuai selera mereka. “Ada beberapa pemesan yang minta custom chain mask. Tetapi ada juga yang menyerahkan sepenuhnya desain kepada saya,” Imbuhnya.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Mojokerto Berlakukan Perpanjangan PPKM

Selain membuat chain mask mewah, sebelumnya Gerry juga telah menciptakan karya-karyanya yakni dengan membuat kreasi masker wajah premium. Beberapa artis seperti Titi DJ, Reza Artamevia, Dewi Perssik, Sara Fajira di antaranya yang mengoleksi masker karya Gerry.

Lewat mereka, karya maskernya semakin dikenal luas di berbagai kalangan hingga sekarang. Masker fashion karya Gerry juga belakangan mendapat banyak pesanan, bahkan hingga pasar Jerman, Amerika dan Paris. Mereka rata-rata mengetahuinya melalui foto-foto yang rutin diunggah Gerry pada akun media sosialnya.

Khusus produk masker yang sudah tiga tahun ia geluti, banyak permintaan saat musim pandemi. Sehingga masker fashionnya itu harus disesuaikan dari sisi bahan dan kebutuhan dari pemesannya. “Saya kemudian mendesain ulang untuk menjadi menjadi masker yang bisa digunakan untuk acara wedding, akad nikah dan event lainnya,” Ujarnya.

Kendati terkesan mewah, Gerry mengaku memasang harga yang sangat terjangkau dengan kisaran harga ratusan ribu rupiah setiap pis. Namun tentu masih tergantung jenis bahan yang bisa disesuaikan dengan permintaan pemesan.

 

 

 

 

Pewarta : Viska
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait