Jabatan Guru Terancam Kosong di Kabupaten Kediri | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Jabatan Guru Terancam Kosong di Kabupaten Kediri
STRAIGHT NEWS

Jabatan Guru Terancam Kosong di Kabupaten Kediri

Satukanal.com, Kediri – Jabatan guru terancam mengalami kekosongan di lingkup sekolah Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. Hal tersebut diakibatkan oleh besaran pengajuan SK pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) mencapai 800 orang per tahun.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kediri Dr. Mohamad Solikin, mengungkapkan presentase yang paling mendominasi PNS Dinas Pendidikan sebanyak 75, hingga 80 persen. Presentase tambahan lain didapatkan dari Tenaga Kesehatan dan Dinas lain.

“Jadi jumlah kelas dan siswa belajarnya masih tetap. Jabatannya tersedia, sementara pemangku jabatan itu yang tidak ada. Akhirnya kosong,” ungkap Solikin, kepada Satukanal.com, Kamis (14/01/2021).

Baca Juga :  Melanggar Prokes PPKM, Konsumen Akan Ditindak Satpol-PP Kota Kediri

Kekosongan formasi guru, menjadi dampak terbesar dari besaran pengajuan SK Pensiun PNS di kabupaten Kediri. Dikatakan, semakin bertambah tahun kekosongan semakin banyak, dan seharusnya untuk dipenuhi.

Dia juga menyebutkan, dimasa pandemi pihaknya berupaya mengurangi kerumunan saat penyerahan berkas SK pensiun. Biasanya satu, hingga dua bulan sekali. Saat ini menjadi dua, hingga tiga bulan sekali.

“Menghindari kerumunan, biasanya kita kumpulkan biasanya 70 sampai 80 PNS. Sekarang enggak banyak, sejumlah 30, sampai 40 PNS,” terangnya.

Baca Juga :  BKD Kabupaten Kediri, Siapkan 893 Usulan Guru PPPK 2021

Menurutnya, masa pensiun terbanyak saat otonomi daerah di tahun 2000-an. Hingga saat ini, pengajuan SK Pensiun masih berlanjut. Dirinya berharap dengan adanya pengangkatan Guru PPPK, dapat menjadi solusi mempercepat kekosongan jumlah formasi tersebut.

“Rata-rata per tahun sebanyak 800 orang. Paling banyak dari Dinas Pendidikan, guru. Harapannya adanya PPPK, menjadi lebih cepat,” tutupnya.

Pewarta : Anis Firmansah

Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait