Istri Meninggal Gegara Covid, Kakek di Jombang Jeburkan Diri ke Sumur - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Evakuasi Kakek meninggal di sumur (Foto: Anggit Puji/satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Istri Meninggal Gegara Covid, Kakek di Jombang Jeburkan Diri ke Sumur

Satukanal.com, Jombang – Seorang kakek ditemukan tewas bunuh diri didalam sumur miliknya. EW (73) warga Jalan Merdeka, Desa Mojowarno, Kecamatan Mojowarno, Jombang menceburkan dirinya ke sungai, karena depresi ditinggal sang istri yang meninggal lantaran terkna Covid-19.

Kapolsek Mojowarno, AKP Yogas mengatakan, pertama kali kejadian ini diketahui saat anaknya Agung Wijaya dan Fatcurrohman (64) tetabgganya, mencari keberadaan korban yang tidak terlihat seperti biasa.

“Saat itu Fatchurohman sekitar pukul 06.00 WIB sedang ke toko korban hendak membeli elpiji. Dilayani anak korban bernama Agung Wijaya. Karena saat itu jual belinya tidak dilayani korban seperti biasanya, saksi menanyakan keberadaan korban ke Agung. Agung menjawab tidak tahu,” ucapnya pada Rabu (4/8/2021).

Baca Juga :  Keanehan Patirtan Sumberbeji, Tak Sembarang Orang Bisa Berendam

Darisana muncul kecurigaan dari keduanya. Selepas Agung menjawab tidak mengetahui keberadaan ayahnya, mereka berdua kemudian mencari korban kedalam rumah. Namun, bukannya menemukan korban dalam keadaan hidup, keduanya malah melihat kejadian yang tidak diinginkan.

“Keduanya terjejut saat melihat ke lubang sumur, melihat rambut korban. Anak korban kemudian berteriak minta tolong ke tetangga,” ujarnya.

Yogas melanjutkan, saat ditemukan tubuh korban tenggelam di air sumur. Badannya tenggelam dan hanya terlihat rambut korban. Warga yang mendengar teriakan Agung kemudian ramai-ramai menuju titik suara dan melaporkan kejadian ke pihak berwajib.

“Kamibtiba ke tempat kejadian perkara (TKP) dan segera mengangkat tubuh korban dari dalam sumur, dibantu petugas dari BPBD Jombang,” katanya.

Baca Juga :  Warung 'Bekpe' Tempat Ngopi Para Santri di Jombang, Berdiri Sejak 1988

Begitu tubuh korban diangkat, tim identifikasi Polres Jombang dan petugas medis, langsung memeriksa tubuh korban. Hasilnya, tidak ditemukan bekas kekerasan pada jasad korban.

“Tidak didapati tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban,” bebernya.

Coba mencari sebab bunuh diri korban, Yogas menyebut menurut keterangan keluarga, tiga hari sebelum korban ditemukan meninggal di dalam sumur, korban depresi karena istrinya meninggal dunia.

“Istrinya meninggal pada Sabtu 31 Juli 2021 kemarin, karena terpapar Covid-19 dari keterangan pihak keluarga,” paparnya.

Usai identifikasi, jenazah korban lalu diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan. Pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak jasad korban diautopsi.

 

Pewarta: Anggit Puji
Editor: Ubaidhillah 

Kanal Terkait