Ironi Novi, Bupati Terkaya ke-3 di Indonesia yang Terjerat Dugaan Korupsi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Ironi Novi, Bupati Terkaya ke-3 di Indonesia yang Terjerat Dugaan Korupsi
Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat saat membagikan zakat ke ribuan tukang becak/foto: nganjukkab.go.id
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Ironi Novi, Bupati Terkaya ke-3 di Indonesia yang Terjerat Dugaan Korupsi

Satukanal.com, Nganjuk –  Novi Rahman Hidayat, Bupati Nganjuk yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Bareskrim Mabes Polri pada Minggu, 9 Mei 2021, merupakan bupati terkaya ke-3 di Indonesia pada 2020. Novi sosok pengusaha sukses. Dia memiliki 36 perusahaan dan mempekerjakan 40 ribu karyawan.

Data yang berhasil dihimpun dari wikipedia.org, kekayaan Novi mencapai Rp116 miliar pada LHKPN yang dilansir KPK pada tahun 2020. Kekayaan Novi masih di bawah Bupati Pulau Morotai, Beni Laos yang memiliki kekayaan Rp523 miliar dan Jefri Riwu Kore, walikota Kupang (Rp146 miliar)

Selain Benny, sebenarnya ada sederet nama bupati yang memikiki kekayaan lebih tinggi dari Novi, namun mereka sudah berhenti menjabat seperti: Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari (Rp256 miliar) dan Bupati Kediri Haryanti Sutrisno (Rp125 miliar),

Dari laman resmi elhkpn.kpk.go.id, Novi Rahman Hidayat melaporkan harta kekayaannya pada 27 April 2020. Harta kekayaan Novi sebesar sebesar Rp116.897.534.669 (Rp116 miliar).

Baca Juga :  Polres Kediri Siap Usut Kasus Pungli THR

Harta Novi Rahman didominasi aset berupa tanah di sejumlah wilayah di Nganjuk, Kediri, Jombang, Karawang, Kota Malang, Mojokerto, Tangerang, Jakarta Selatan, Surabaya serta Kotawaringin Timur.

Selain itu, Novi memiliki 32 aset berupa tanah  keseluruhan senilai Rp58,6 miliar. Tak hanya tanah, Novi Rahman juga tercatat memiliki kendaraan berupa tiga unit mobil. Tiga unit mobil tersebut yakni, Toyota Harrier 2,4 L 2WD AT Tahun 2005; Suzuki SJ 410 Katana Tahun 2006; serta Toyota Hiace Commuter Hiace 2,5 MT Tahun 2011. Total mobil Novi Rahman jika diuangkan yakni, Rp764 juta.

Novi juga tercatat juga memiliki harta bergerak lainnya Rp1,2 miliar. Kemudian, surat berharga Rp32,2 miliar, serta kas dan setara kas Rp26 miliar. Dia juga ternyata dilaporkan memiliki hutang sebesar Rp2,45 miliar.

Baca Juga :  Ketua DPD Perindo Nganjuk Ditangkap Polisi Karena Mencuri

Sebelum menjabat bupati, Pria kelahiran Nganjuk, Jawa Timur, 2 April 1980 ini dikenal sebagai pengusaha. Sejak kelas 3 SMA, dia telah merintis usaha. Novi memiliki 36 perusahaan dengan jumlah karyawan 40 ribu orang.

Sosok Novi sempat membuat terkesan Dahlan Iskan. Dalam Blog pribadinya DI’s Way pada 29 Juni 2020, Dahlan menyampaikan testimoni:

“Gajinya sebagai Bupati ia serahkan ke lembaga kesejahteraan rakyat. Mobil-mobil dinas Bupati tidak ada yang ia pakai. Semua pegawai negeri harus membayar zakat, yang hasilnya dikelola tim untuk mengatasi kemiskinan,” katanya.

Saat ini, Novi Rahman Hidayat harus menghadapi serangkaian tuduhan, setelah terjerat operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh tim gabungan KPK dan Mabes Polri di Kecamatan Sawahan, Minggu, 9 Mei 2021. OTT diduga dilatarbelakangi oleh praktek jual beli jabatan di Kecamatan Pace, Nganjuk. (*)

 

 

 

Penulis: Danu Sukendro
Sumber : wikipedia.org dan pikiran-rakyat.com

Kanal Terkait