Intensitas Curah Hujan Tinggi di Banyuwangi Dipicu Oleh La Nina - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Intensitas Curah Hujan Tinggi di Banyuwangi Dipicu Oleh La Nina
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Intensitas Curah Hujan Tinggi di Banyuwangi Dipicu Oleh La Nina

SATUKANAL.com, BANYUWANGI La Nina merupakan fase dingin di Pasifik yang berpengaruh terhadap peningkatan curah hujan di sebagian wilayah Indonesia. Termasuk di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur juga terkena dampak fenomena tersebut.

Dengan durasi hujan yang cukup lama mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Banyuwangi beberapa pekan terakhir.

Prakirawan BMKG Banyuwangi, Freddy Dwi Kurniawan mengatakan, puncak fenomena La Nina diprediksi akan terjadi pada bulan Januari-Maret 2021.

“Puncaknya sendiri masih belum, dari prediksi kami puncaknya itu antara bulan Januari, Februari, Maret,” kata Freddy sabtu (26/12/2020).

Baca Juga :  Untuk Atasi Banjir di Banyuwangi, Rosidi Zein : Jangan Hanya Proyek Yang Tidak Jelas Manfaatnya

Dia menjelaskan, dampak atau signifikansinya di setiap wilayah berbeda-beda meskipun La Nina berskala besar.

Freddy menyebutkan, Dampak yang Paling tinggi seperti di wilayah Banyuwangi bagian utara, yakni Kecamatan Wongsorejo, Giri, Kalipuro, Glagah, Licin.

Begitu pula di Banyuwangi bagian barat, seperti Kecamatan Glenmore dan Kalibaru.

“Semetara Banyuwangi bagian selatan ada dampaknya, namun tidak se signifikan di daerah yang saya sebutkan,” terangnya.

Potensi Terjadinya banjir maupun Tanah longsor, dapat di akibatkan oleh hujan bulanan yang jauh lebih tinggi di bandingkan kondisi normal yang di picu oleh La Nina.

Baca Juga :  Anggaran 262 miliar di gelontorkan APBD, belum tuntaskan Banjir perkotaan Banyuwangi

Untuk itu pihaknya menghimbau agar masyarakat tetap waspada, terutama di daerah-daerah cekungan yang berpotensi terjadinya banjir.

“Kemudian kami juga menghimbau kepada masyarakat agar waspada jika melewati daerah yang rawan longsor. Karena adanya hujan yang cukup lebat dapat memicu longsor di daerah-daerah tertentu,” tandasnya.

 

 

 

Pewarta: Abdul Konik
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait