Indikator Kasus Kematian Tinggi, Pemkot Kediri Terapkan PPKM Skala Mikro - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Indikator Kasus Kematian Tinggi, Pemkot Kediri Terapkan PPKM Skala Mikro
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Indikator Kasus Kematian Tinggi, Pemkot Kediri Terapkan PPKM Skala Mikro

SATUKANAL.com, KEDIRI– Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri resmi menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro di wilayah Kota Kediri, Selasa (9/2/2021).

Perihal tersebut dinyatakan melalui Surat Keputusan (SK) Walikota Kediri, nomor 188.45/ 24/ 419.033/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019, tertanggal 9 Februari sampai 22 Februari 2021.

“Dari hasil evaluasi, Kota Kediri termasuk kategori tingkat kematian masih tinggi yakni sebesar 9,87 persen sedangkan seharusnya tidak boleh lebih 3 persen,” kata Kabag Humas Pemkot Kediri, Herwin Zakiya.

Baca Juga :  Ditemukan Luka Tusuk, Perempuan Bercak darah di Hotel Kediri

Dia mengungkapkan, faktor tinginya kasus kematian tersebut menjadi salah satu indikator pemberlakuan SK. Meski hingga saat ini sudah mengalami penurunan kasus dibanding beberapa pekan yang lalu.

Selain itu, ada tiga indikator lanjutan yang mempengaruhi pemberlakuan SK PPKM Mikro yakni kasus aktif tidak boleh lebih dari 14 persen, dilanjut tingkat keterisian ruang isolasi yang tidak boleh melebihi 70 persen, dan tingkat kesembuhan diharuskan melebihi 82 persen.

“Dari ketiga indikator itu, Alhamdulillah Kota Kediri tidak masuk. Yang masuk hanya tingkat kematian saja,” jelasnya.

Baca Juga :  Kejaksaan Kota Kediri Periksa Dugaan Korupsi Pengadaan Buku SDN

Dalam PPKM Skala Mikro ini, Pemkot Kediri akan memberikan edukasi kepada warga masyarakat melalui tingkat rukun tetangga (RT). Hal tersebut sebagai upaya menekan kasus angka kematian yang terjadi.

Ditambahkan oleh Herwin, pasien yang diketahui positif Covid-19 tidak diperbolehkan untuk isolasi di dalam rumah. Pemkot Kediri juga akan mengkampanyekan tentang donor plasma konvalesen dari penyintas Covid-19.

“Di Kediri sudah sempat penanganan dari RT. Kita sudah pernah di awal masa pandemi Covid-19. Ini kita akan melanjutkan,” tutupnya.

 

 

 

Pewarta: Anis Firmansah
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait