HUT ke-34 dan Padamnya Flare Bumi Arema - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Spanduk Arema bertebaran di Malang (Foto: Wildan Agta/satukanal.com)
BERITA Kanal Sport

HUT ke-34 dan Padamnya Flare Bumi Arema

Satukanal.com, Malang – Hari Ulang Tahun (HUT) klub kebanggaan masyarakat Malang Raya Arema akan segera tiba, tepatnya pada tanggal 11 Agustus nanti. Spanduk bergambarkan singa telah terpasang diberbagai sudut Kota dan Kabupaten Malang.

Seperti sudah menjadi hal pasti sebagai penghias setiap tahunnya. Mereka memajang bendera “keramat” yang telah lama tersimpan rapi tanpa pernah terlihat. Liga yang masih terbenam dan nihilnya even jadi alasannya.

Tahun ini adalah tahun kedua Arek-arek Malang kehilangan euforianya. Pandemi berkepanjangan dan berbagai regulasi jadi pembatas untuk menyalurkan kreativitas. Acara sakral tahunan yang biasa disemarakan konvoi dan konser pun urung berjalan.

Tak sedikit aremania yang kecewa karena gagal merasakan animo terangnya Malang Raya dalam setiap perayaan HUT. “Tahun ini diselenggarakan lagi secara virtual perayaannya, kurang seru. Tapi mau bagaimana lagi,” ucap seorang aremania yang berasal dari Kecamatan Wajak, Rusdi Firmansyah (10/8/2021).

Baca Juga :  Sutiaji Harapkan Mall di Malang Segera Dapat Dibuka

Dalam gelaran HUT virtual ke 34 yang bertajuk Solidarity tersebut rencananya juga dilakukan konser virtual, peresmian mess baru dan peresmian bus baru milik Arema. Sedangkan untuk aremania boleh mengadakan syukuran di daerahnya masing-masing.

Seluruh korwil yang ada tidak bisa bersua selayaknya budaya lama fanatis Singo Edan. Kerinduan berkumpul dan menyanyikan lagu tim kebanggaan, ditemani dinginnya udara Kota Bakso jadi hal yang tak bisa ditemui kini.

Baca Juga :  Wujudkan Generasi Emas Sejak Dini, Dispendik Kabupaten Malang Sosialisasikan Lingkungan Belajar Berkualitas

Belum lagi kobaran flare yang jadi penerang malam. Layalnya supporter Eropa. Kreativitas disetuap tema HUT juga jadi pembeda bagi para Arek-arek Malang. Atsmorfer yang sudah dua tahun tak dirasakan. Meski begitu fanatisme ditengah berbagai regulasi yang ada tak perlu diragukan lagi.

Mereka tetap mematuhi dan mendukung peraturan pemerintah demi segara pulihnya Tanah Air tercinta. Bergulirnya kembali Liga Indonesia tentu jadi suatu harapan pasti. Apalagi Arema sudah menjadi seperti agama kedua bagi para pecintanya. “Kami rindu suasana stadion, bahkan suasana Malang Raya ketika HUT seperti dulu. Semoga semua cepat pulih,” tutupnya.

 

 

Pewarta: Wildan Agta 
Editor: Ubaidhillah

    Kanal Terkait