Hingga Pendaftaran Pengawas TPS Ditutup, Target Pengawas Tidak Terpenuhi Feb 25, 2019 - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Hingga Pendaftaran Pengawas TPS Ditutup, Target Pengawas Tidak Terpenuhi Feb 25, 2019

Sampai ditutupnya pendaftaran perekrutan pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang berlangsung 11-21 Februari 2019 lalu, peminat PTPS di Kota Batu rendah. Bahkan target jumlah pengawas masih belum terpenuhi hingga 174 PTPS.

Tenaga yang dibutuhkan sama dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS). Karena di Batu ada 757 TPS, dibutuhkan 757 pengawas.

Ke-757 TPS itu tersebar di tiga kecamatan: Junrejo, Batu, dan Bumiaji. Perekrutan tenaga pengawas sendiri bakal berlangsung 11-21 Februari 2019.

“Sebanyak 757 Pengawas akan direkrut namun sampai pada akhir pendaftaran masih belum terpenuhi,” ungkap Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Batu Abdur Rochman.

Ia menjelaskan Pemilu tahun 2019 sudah sebentar lagi atau kurang 51 hari. Sehingga Bawaslu ngebut untuk memenuhi PTPS akan memenuhi jumlah TPS.

Karena itu Bawaslu Kota Batu memerintahkan Panwaslu Kecamatan untuk membuka masa perpanjangan pendaftaran pada 25-27 Februari 2019 mendatang.

“Dari jumlah TPS yang ada, pasca ditetapkannya DPTb dan DPK 18 Februari 2019 yang lalu berpotensi bertambah 3 TPS karena pada saat itu ada 499 pemilih tambahan, masing-masing 1 TPS di Kecamatan Batu dan 2 TPS di Kecamatan Junrejo,” imbuhnya, Senin (25/2/2019).

Dengan demikian jika berpotensi penambahan TPS, tentunya juga ada penambahan PTPS. Sebab juga mengikuti jumlah penambahan pengawasnya.

Hingga 21 Februari lalu masing-masing jumlah PTPS yakni di Kecamatan Batu, menerima 254 dari 346 PTPS, Kecamatan Junrejo 145 dari 174, Kecamatan Bumiaji 184 dari 237.

Jadi dari seluruh kebutuhan 757 masih kekurangan 174 pengawas atau jika dipresentase PTPS sebanyak 78 persen dan kekurangan 22 persen dari kebutuhan.

“Maka Bawaslu Kota Batu memerintahkan kepada Panwaslu semua kecamatan dan dibantu oleh Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa, karena tahapan berlangsung terus dan PTPS ini harus dilantik pada tanggal 25 Maret 2019,” tutup warga Desa Punten, Kecamatan Bumiaji.

Kanal Terkait