Hilang Selama Tiga Hari, Pria Ini Ditemukan Meninggal di Atas Bebatuan - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Hilang Selama Tiga Hari, Pria Ini Ditemukan Meninggal di Atas Bebatuan

Warga sekitar yang tinggal di kawasan Sungai Kedung, Dusun Bantur Timur Desa/Kecamatan Bantur, digemparkan dengan penemuan mayat, Jumat (8/3/2019) pagi. Seonggok mayat yang diketahui berjenis kelamin laki-laki ini, ditemukan tersangkut ditumpukan batu yang ada dialiran sungai.

Adalah Sueb (warga sekitar) yang kali pertama menemukan mayat tersebut. Diperoleh keterangan, sekitar pukul 08.00 waktu setempat, saksi melintas disekitar kawasan sungai. Setibanya di lokasi kejadian, pria 45 tahun itu melihat seongok mayat dalam kondisi tengkurap.

Merasa ada yang janggal, saksi kemudian menghampiri mayat tersebut. Setelah dipastikan, ternyata jenazah yang memiliki tubuh tambun itu, merupakan tetangganya sendiri yang diketahui bernama Adi.

Kejadian ini seketika dikabarkan ke warga lain, yang kemudian dilanjutkan ke perangkat desa dan Polsek Bantur. Mendapat laporan, beberapa personel gabungan dari kepolisian TNI, dan tim medis dari Puskesmas Bantur, diterjunkan ke lokasi kejadian. Dibantu warga, petugas berupaya mengevakuasi mayat yang ditemukan dalam kondisi penuh luka disekujur tubuhnya itu.

“Berdasarkan keterangan medis, ditemukan luka robek dibagian jidat dan belakang kepala dengan panjang dan lebar sekitar 2 x 2 sentimeter. Selain itu juga ditemukan luka lecet di pelipis sebelah kanan, dahi, serta disekujur tubuh korban,” kata Kapolsek Bantur AKP Yatmo, kepada Kami.

Berdasarkan hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), diduga korban tewas lantaran terbawa arus sungai saat mandi disekitar lokasi. Hal ini dikuatkan dari keterangan medis, jika luka yang dialami korban bukanlah luka bekas penganiayaan. Melainkan karena luka benturan. “Di sungai tersebut (TKP) memang sering terjadi banjir kiriman secara tiba-tiba. Diduga kuat, setelah terbawa arus dan terkena benturan bebatuan, mengakibatkan korban mengalami luka disekujur tubuhnya dan berujung meninggal dunia,” sambung Yatmo.

Perwira polisi dengan pangkat tiga balok dibahu ini menambahkan, dari pendalaman petugas diketahui jika korban dilaporkan sudah hilang sejak Rabu (6/3/2019) lalu. Namun kabar kehilangan pria 36 tahun itu, tidak dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi, usai dilakukan visum luar jenazah korban langsung dibawa kerumah duka,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Bantur Trisulawanto menuturkan, selama ini Adi memang dikenal sebagai sosok yang sering kelayapan diwilayah Kecamatan Bantur. Hal ini kemungkinan yang membuat kabar kehilangan korban tidak sampai dilaporkan ke pihak kepolisian. “Dari informasi kepala desa, korban kesehariannya diketahui sebagai seorang pemulung. Rencananya jenazah akan segera dikebumikan,” pungkasnya.

Kanal Terkait