Hari Terakhir, Ini Batasan Hak Suara bagi Warga yang Ajukan Pindah Pilih - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Hari Terakhir, Ini Batasan Hak Suara bagi Warga yang Ajukan Pindah Pilih

Warga pendatang yang berada di Kota Malang diimbau untuk segera mengajukan pindah pilih. Pasalnya, hari ini (10/4/2019) merupakan hari terakhir atau H-7 pencoblosan untuk Pilpres dan Pileg 2019, 17 April mendatang. Meski demikian, ada batasan jenis surat suara yang akan diterima warga pendatang.

Komisioner Divisi Perencanaan dan Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang Deny Rachmat Bachtiar mengungkapkan bahwa pengajuan formulir A5 atau pindah pilih dibatasi hingga pukul 16.00 WIB. Hal tersebut mengacu pada isi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 20/PUI-XVII/2019 dan Surat Edaran (SE) KPU RI Nomor 577/PL.02.1-SD/01/KPU/III/2019.

“Jadi, pemilih yang pindah mencoblos akan menerima surat suara sesuai daerah pemilihannya. Artinya, ada potensi mereka tidak bisa menggunakan hak pilihnya secara penuh,” ujar Deny. Dia mencontohkan mahasiswa atau pekerja dari luar Jawa yang mengajukan pindah pilih di Kota Malang. Maka, secara otomatis, pemilih itu tidak menerima lima surat suara, melainkan hanya satu.

Baca Juga :  Bioskop di Malang Sudah Boleh Buka

Pemilih tersebut hanya akan mendapatkan surat suara untuk pemilihan presiden. Sementara untuk pemilihan legislatif seperti DPR RI, DPD Jawa Timur, DPRD provinsi dan DPRD kota Malang, dia tidak mendapat jatah. “Tapi misalnya masih satu daerah pemilihan, seperti warga Kota Batu memilih di Kota Malang, dia bisa dapat empat surat suara,” tuturnya.

Ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan warga yang mengajukan pindah pilih tahap ketiga. Pertama, adalah mereka yang menjalankan tugas atau kedinasan di tempat tujuan. Ini ditandai dengan surat tugas dari instansi yang bersangkutan. Kedua, warga yang pada saat pencoblosan sedang sakit di rumah sakit atau pegawai rumah sakit. Ketiga, warga yang ada di lapas. Dan yang keempat, mereka yang terkena bencana alam.

Baca Juga :  Pompa Wendit III Masih Dalam Perbaikan, Tugu Tirta Upayakan Pelayanan Kembali Normal

Sepekan menjelang pelaksanaan pemilu, antusias warga pendatang di Kota Malang untuk menyampaikan hak pilihnya cukup tinggi. Hal itu terlihat dari antrean pendaftaran pindah pilih tahap ketiga yang dilayani di kantor KPU Kota Malang. Sejumlah warga mulai dari kalangan pelajar dan mahasiswa serta pekerja antre untuk mendapatkan form A5.

Amalia, seorang mahasiswa asal Jakarta misalnya. Ia mengaku tidak ingin kehilangan hak pilihnya dalam pemilu. “Saya ingin menyampaikan hak pilih, supaya tidak golput jadi harus mengurus pindah pilih,” ujar mahasiswi Universitas Brawijaya ini.

Bersama dua rekannya asal Medan, ia mendatangi kantor KPU Kota Malang. Sebelumnya, Amalia sempat mendatangi Kantor Kelurahan Ketawanggede, namun ditolak. “Kata petugas kelurahan, sudah penuh. Jadi, kami langsung datang ke KPU,” pungkasnya.

Kanal Terkait