Hari Donor Darah Sedunia, PMI Kabupaten Kediri Bangkit Terdampak Pandemi Covid-19 - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Hari Donor Darah Sedunia, PMI Kabupaten Kediri Bangkit Terdampak Pandemi Covid-19
Suasana PMI Kabupaten Kediri (Foto: Anis Firmansah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Hari Donor Darah Sedunia, PMI Kabupaten Kediri Bangkit Terdampak Pandemi Covid-19

Satukanal.com, Kediri – Di hari Peringatan hari donor sedunia 14 Juni, ketersediaan darah mulai mengalami pemulihan pasca pandemi Covid-19. Seperti halnya target kebutuhan 1300-1500 kantong darah per bulan yang wajib dimiliki oleh PMI Kabupaten Kediri.

Sekretaris PMI Kabupaten Kediri, Triatmono Wahyoe Soepriyadi mengatakan, masa pandemi Covid-19 sangat berpengaruh sangat besar terhadap pelaksanaan donor darah. Sejak awal Covid-19, bulan Februari – Maret lalu, tercatat adanya kekurangan persediaan darah hingga 60 persen.

“Ketersediaan saat ini masih kurang 10 persen, meskipun belum normal sama sekali. Masa pemulihan belum normal adanya traumatik dampak dari masa pandemi Covid-19,” kata Triatmono kepada Satukanal.com, Senin (14/06/2021).

Baca Juga :  Duh, Pengrajin Tempe di Batu Terseok-seok Diterpa Badai Harga Kedelai

Dia juga mengungkapkan ada beberapa yang biasanya aktif donor darah, traumatik masih belum mau melakukan donor darah. Bahkan karena Covid-19, mengakibatkan banyak pendonor yang mengundurkan diri.

Diceritakan juga saat Covid pertama terjadi pada bulan Februari-Maret lalu, mengalami kekurangan ketersediaan hingga 60-50 persen. Hingga akhirnya upaya-upaya lain dilakukan, seperti jemput bola dan sosialisasi ke kelompok-kelompok pendonor.

“Kita menjemput bola mendatangi instansi, desa, kecamatan. Kita jelaskan sedemikian rupa sosialiasi pelaksanaan ini tetap bisa kita lanjutkan dengan catatan menjalankan protokol kesehatan,” terangnya.

Dia juga menjelaskan, tingkat kesadaran donor darah juga cukup tinggi di Kabupaten Kediri. Tercatat, kebutuhan donor darah mendekati standarisasi WHO sebanyak 1,9 persen jumlah penduduk di Kabupaten Kediri.

Baca Juga :  Pengrajin Peti Jenazah di Kediri Keteteran Layani Pesanan

Disebutkan, menurut penelitian WHO minimal jumlah kebutuhan donor darah di suatu daerah minimal sebesar 2% dari jumlah penduduk. “Kira-kira hampir mendekati itu, insyaallah 1,9 persen. Soalnya terbukti kebutuhan darah tercukupi terus di Kabupaten Kediri,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia berpesan untuk tetap semangat melakukan donor darah meski dalam masa pandemi Covid-19. Dengan melakukan kegiatan donor darah maka banyak manfaat yang akan diterima.

“Dengan donor kita akan manjadi lebih sehat. Setidaknya keuntungan berdonor, kita bisa cek kesehatan, mulai tekanan darah, HB, penyakit menular, bisa diketahui,” pungkasnya.

Pewarta : Anis Firmansah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait