Harga Melambung, Tomat Jadi Komoditas Penyumbang Angka Inflasi Kota Malang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA Kanal Straight

Harga Melambung, Tomat Jadi Komoditas Penyumbang Angka Inflasi Kota Malang

Satukanal.com, Malang – Melalui data resmi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, Tomat menjadi salah satu komoditas yang memiliki andil meroketnya angka inflasi Kota Malang pada bulan Agustus. Harga dari tomat yang melambung beberapa waktu terakhir menjadi penyebabnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat, Agutus 2021 Kota Malang mengalami inflasi sebesar 0,03%. Jika disandingkan inflasi Kota Malang, Jawa Timur, dan Nasional, untuk inflasi bulanan Kota Malang sama persis dengan inflasi nasional pada bulan Agustus yakni sebesar 0,03%.

Sedangkan Jawa Timur, inflasi bulan Agustus sebesar 0,26%. Pada inflasi year on year (yoy) untuk Kota Malang juga terendah dibandingkan dengan Jawa Timur dan Nasional sebesar 1,12%. Kepala BPS Kota Malang, Erny Fatma Setyoharini, mengatakan bahwa kelompok pengeluaran, inflasi tertinggi terjadi pada kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga.

Baca Juga :  PPKM Kabupaten Kediri Turun ke Level 3, PTM Siap Digelar

“Kita lihat yang tertinggi inflasi di bulan Agustus ini per kelompok pengeluaran adalah yang pertama kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,68% dengan andil sebesar 0,04%. Kelompok berikutnya adalah kelompok pakaian dan alas kaki, inflasi bulan ini sebesar 0,41% dengan andil sebesar 0,02%. Sedangkan di urutan ketiga ditempati oleh kelompok kesehatan dengan inflasi sebesar 0,07% dengan andil sebesar 0,01%. Berikutnya diikuti juga dengan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan dengan inflasi 0,01% dengan andil sebesar 0,001,” ujarnya

Sementara itu, kelompok transportasi mengalami deflasi 0,04% dan komoditas penyumbang deflasi adalah tarif angkutan roda 2 dan roda 4 online serta tarif angkutan udara. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau juga mengalami deflasi sebesar 0,19% dengan sumbangan dari komoditas cabe rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.  “Untuk kelompok pengeluaran yang lainnya mengalami stabil, tidak mengalami perubahan harga,” tuturnya

Baca Juga :  Level Turun, Sanusi Tinjau Isoter di 6 Kecamatan

Disebutkan melalui Zoom meeting dan Youtube channel BPS Kota Malang, bahwa terdapat 10 komoditas yang mengalami inflasi diantaranya tomat, sabun detergen bubuk maupun cair, sepatu pria, tahu mentah, updah asisten rumah tangga, jagung manis, daging ayam ras, buah pisang, semangka, hingga pir. Meski begitu, Deflasi terjadi pada komoditas cabai rawit, bawang merah, telur ayam ras, cabai merah, ayam hidup, apel, klengkeng, ikan mujair, angkutan udara dan ketimun.

Selain itu, terdapat 5 Kota di Jawa Timur yang mengalami inflasi tertinggi yaitu Surabaya, Madiun, Probolinggo, Kabupaten Jember dan Kota Malang. “Kota Malang mengalami inflasi terendah dibandingkan dengan 4 kota yang lain yaitu sebesar 0.003%”, pungkasnya.

 

 

Pewarta : Chosa Setya 
Editor : Adinda

    Kanal Terkait