Harga Bikin Meringis, Nasib Pedagang Makin Miris - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Harga Bikin Meringis, Nasib Pedagang Makin Miris
Pasar Besar Kota Batu (Foto: Yulsa Zenna Albitasyah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Harga Bikin Meringis, Nasib Pedagang Makin Miris

Satukanal.com, Batu – Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, nampaknya turut memberi dampak pada harga bahan pokok. Apalagi dengan melonjaknya angka Covid-19 yang membuat harga bahan pokok turut kian meroket.

Dari pantauan Satukanal.com di Pasar Besar Kota Batu, transaksi jual beli terlihat lengang. Pembeli yang berseliweran tak seramai biasanya. Bahkan, beberapa pedagang menutup lapak mereka. “Biasa jualan dari jam 5 dini hari sampai empat sore, sekarang saya pulang lebih cepat sekitar jam dua siang,” ungkap Sumiah.

Wanita paruh baya itu, merupakan salah satu pedagang yang harus rela menutup gerainya lebih cepat. Sepinya pembelilah yang menjadi alasan utama. Bak sudah jatuh tertimpa tangga, pembeli makin sepi hargapun makin meninggi. Dari keterangannya, lonjakan harga ini sudah berlangsung sejak seminggu terakhir.

Baca Juga :  Hati-hati! Selama PPKM Darurat PJU di Jombang Dipadamkan

Sebagai informasi, harga cabai rawit mencapai Rp 50 ribu/kg, dari harga sebelumnya yang hanya sebesar Rp 40 ribu/kg. Sedangkan sayur-mayur seperti sawi, kacang panjang, dan daun singkong menyentuh harga Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu/ikat.

“Torok (rugi) mbak, sepi gak ada orang. Uangnya habis di modal, tapi barangnya gak abis,” sahut Dewi salah seorang penjual lain.

Kenaikan harga bahan baku tidak lepas dari imbas PPKM Darurat yang berlangsung. Petani yang tidak bisa bekerja maksimal berakibat pada kurangnya hasil panen. Adanya pembatasan jumlah konsumen, akhirnya membuat pedagang merugi.

Baca Juga :  Cita Rasa 'Buah Surga' Dalam Seduhan Kopi Pringgitan Khas Batu

Hal tersebut juga memicu dampak bagi banyak pihak. Rantai perekonomian menjadi tidak stabil. Ketika ditanyakan perihal harapan, mereka berharap pandemi Covid-19 segera berakhir agar aktivitas pencaharian kembali normal.

 

 

Pewarta : Yulsa Zenna Albitasyah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait