Guruku KATA, Upaya Pemerataan Pendidikan di Kabupaten Banyuwangi | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Guruku KATA, Upaya Pemerataan Pendidikan di Kabupaten Banyuwangi
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Guruku KATA, Upaya Pemerataan Pendidikan di Kabupaten Banyuwangi

SATUKANAL.com, BANYUWANGIDinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi melalui Bidang Masyarakat menggelar pembelajaran yang bertemakan “Guruku Gurumu dan Guru Kita (Guruku KATA)”. Kegiatan tersebut berlangsung dimasa pandemi Covid-19 sehingga digelar secara virtual melalui aplikasi Zoom.

Acara yang digelar pada Kamis (03/12/2020) ini, bertujuan agar meningkatkan akses pendidikan untuk berbagai kalangan masyarakat Kabupaten Banyuwangi dengan menciptakan berbagai inovasi serta berbagai program-program pendidikan.

Suratno selaku Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi mengatakan bahwa, Pemerintah Kabupaten Bayuwangi akan terus berupaya memberikan berbagai perhatian guna membangun serta meningkatkan program pendidikan di wilayah Banyuwangi.

“Dalam rangka mencapai tujuan negara, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa yang pada gilirannya sangat memengaruhi kesejahteraan umum dan pelaksanaan ketertiban dunia.”Ujarnya.

Upaya peningkatan daerah di bidang pendidikan memiliki peranan yang sangat penting guna mencetak para pemuda serta sumber daya manusia di Kabupaten Banyuwangi yang berkualitas. “Memberikan kontribusi signifikan atas pertumbuhan ekonomi dan transformasi sosial,” kata Suratno saat membuka pembelajaran daring ini.

Nuriyatus Sholeha selaku Kabid Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi menjelaskan terkait tujuan dalam pembelajaran Guruku KATA ini, guna menarik minat warga masyarakat untuk mengikuti program pendidikan kesetaraan bagi warga masyarakat yang belum lulus SD dan SMP, kategori usia di bawah 59 tahun.

Acara ini serentak digelar di 101 titik, per titik diikuti 20 warga belajar, sehingga total warga belajar yang mengikuti pembelajaran ini sekitar2.020 wajib belajar. Acara ini juga melibatkan beberapa tutor peduli pendidikan yang membantu berlangsungnya pembelajaran tersebut.

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) diharapkan agar menjadi solusi untuk masyarakat sekitar supaya tetap berpendidikan. PKBM juga memberikan penjelaskan terkait pentingnya pendidikan bagi setiap warga dari berbagai kalangan usia khususnya anak-anak.

Suratno menyampaikan bahwa, Tugas PKBM berperan dalam penanganan anak putus sekolah dan pemerataan pendidikan di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Sehingga meminimalisir resiko peningkatan kemiskinan dan kesenjangan pendidikan yang ada di masyarakat.

 

 

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

 

Kanal Terkait