SATUKANAL.COM
Gugus Tugas Kecamatan Ngasem Sidak Pasar, Pengunjung Yang Tak Taat Protokol Diusir hingga Diberi Sanksi Sosial
Foto : Petugas melakukan sosialisasi di Pasar Sumberjo (M. Ubaidhillah)
BERITA COVID-19 HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Gugus Tugas Kecamatan Ngasem Sidak Pasar, Pengunjung Yang Tak Taat Protokol Diusir hingga Diberi Sanksi Sosial

SATUKANAL, KEDIRI – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri melakukan sosialisasi sidak di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kecamatan Ngasem, Selasa (21/7/2020). Dalam sosialisasi kali ini petugas menindak tegas pengunjung yang tidak memakai masker.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Ngasem, Arie Budiyanto mengatakan, petugas tak segan mengusir pengunjung pasar yang tidak memakai masker jika ketahuan tidak taat protokol kesehatan yang berlaku.

“Hari ini kita memantau yang kesekian kalinya, dan kebetulan kita temukan 2 orang yang tidak memakai masker, tindakan cepat kita lakukan dengan memulangkan dua orang itu,” jelas laki-laki yang akrab disapa Ari tersebut, Selasa (21/7/2020).

Baca Juga :  Satlantas Polres Kediri Gagalkan Puluhan Ribu Pil Doubel L dan 17 Gram Sabu

Ari juga menyebut selain dipulangkan, jika masih ada yang tetap membandel, petugas akan memberikan sanksi sosial untuk memberikan efek jera kepada pelanggar protokol covid.

“Sanksi sosial yang kita siapkan berupa memungut seluruh sampah yang ada di sekitar pasar,” ujarnya.

Menurut Ari tindakan tersebut sengaja dilakukan untuk meminimalisir adanya klaster baru seperti di Pasar Pahing Kota Kediri dan Pasar Banjaran Kota Kediri.

“Tindakan ini bermaksud agar tidak ada kejadian-kejadian klaster pasar seperti yang ada di Kota Kediri, jika itu terjadi akan merugikan pedagang sendiri dan pengunjung, sehingga kami antisipasi,” katanya.

Baca Juga :  Pembangunan Bandara di Kediri Masih Menuai Kritikan Warga Sekitar

Ia melanjutkan, Kecamatan Ngasem sidak pasar tersebut akan terus dilakukan oleh jajarannya selama pemerintah masih menetapkan zona merah di wilayah Kabupaten Kediri.

“Upaya ini kami lakukan 2 kali dalam seminggu agar pedagang dan pengunjung tertib menggunakan masker,” tuturnya.

Untuk diketahui hingga saat ini Kabupaten Kediri masih ditetapkan sebagai zona merah dengan resiko tinggi penyebaran covid-19, dengan rincian terdapat 323 kasus, 167 orang dirawat, 149 orang sembuh, serta 17 orang meninggal dunia.

    Kanal Terkait