GMNI Banyuwangi: PPKM di Banyuwangi Berdampak Negatif Untuk Rakyat Kecil - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
IMG-20210716-WA0006-ea68afcc
BERITA Kanal Straight

GMNI Banyuwangi: PPKM di Banyuwangi Berdampak Negatif Untuk Rakyat Kecil

Satukanal.com, Banyuwangi – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Banyuwangi di kritik oleh DPC GMNI Banyuwangi karena dinilai tidak berjalan sesuai harapan.

Ketua DPC GMNI Banyuwangi Dana Wijaya mengatakan, PPKM yang berlangsung sejak tanggal 3 Juli dan berakhir tanggal 20 Juli dinilai meresahkan masyarakat sebab banyak yang mengeluh akan pekerjaan dan pendapatan semakin minim.

“Perhari ini saja sudah menyebabkan dampak negatif di masyarakat, padahal masih empat hari lagi masa PPKM berakhir. Kebijakan pemerintah berbanding terbalik dengan harapan masyarakat,” kata Dana kepada satukanal.com, Jumat (16/7/2021).

Menurutnya, banyak para masyarakat kecil yang justru dirugikan dengan adanya PPKM, yang hari ini bekerja sebagai pedagang kaki lima, buruh pabrik, dan lainya tidak lagi mudah untuk bekerja karena ada pembatasan yang sangat ketat.

Baca Juga :  10 Hari, 94 Penindakan Selama PPKM Darurat

“Enak jadi ASN kerja dirumah tetap dapat bulanan dan bisa menikmati PPKM dengan hikmat dengan keluarga dirumah masing-masing,” imbuhnya.

Menurut Dana, berdasarkan undang-undang karantina kesehatan Nomor 6 tahun 2018, selama dalam karantina wilayah, kebutuhan hidup dasar orang dan makanan hewan ternak yang berada di wilayah karantina menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

Di jelaskan juga pada Pasal 8 UU Nomor 6 tahun 2018 menegaskan bahwa setiap orang juga mempunyai hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar sesuai kebutuhan medis, kebutuhan pangan, dan kebutuhan kehidupan sehari-hari lainnya selama karantina.

Ia juga menyampaikan sampai detik ini kebijakan itu turun tidak diimbangi toleransi untuk masyarakat kecil.

Baca Juga :  Pengecekan Exit Tol Singosari, 114 Kendaraan Putar Balik

“Jangan berharap imun naik, kalau rakyatnya di penjara dalam rumah. Salah satu cara agar tubuh tidak mudah terserang covid yakni meningkatkan imunitas tubuh. Bagaimana caranya meningkatkan imunitas jika fikiran tidak tenang, fikiran resah. Saya kira kebijakan pemerintah yang satu ini kontradiktif dengan apa yang diupayakan,” cetusnya

Dana, berharap pemerintah meninjau kembali kebijakan terkait PPKM. “Terlebih Pemda Banyuwangi sendiri juga jangan asal menurunkan aturan diatasnya karena kembali harus di korelasi kan dengan keadaan yang ada di Banyuwangi sesuai dengan kearifan dan kultur yang ada,” pungkasnya.

 

Pewarta: Abdul Konik

Editor: Ubaidhillah

Kanal Terkait