Giat Bersama Gubernur Jatim, Bupati Minta Perluasan Vaksinasi di Kabupaten Mojokerto - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Giat Bersama Gubernur Jatim, Bupati Minta Perluasan Vaksinasi di Kabupaten Mojokerto
Bupati Mojokerto bersama Gubernur Jatim (Humas: Pemkab Mojokerto)
BERITA Kanal Straight

Giat Bersama Gubernur Jatim, Bupati Minta Perluasan Vaksinasi di Kabupaten Mojokerto

Satukanal.com, Mojokerto – Pada Minggu (15/8/2021) Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto Bupati Ikfina Fahmawati bersama dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, memantau vaksinasi Covid-19 bagi buruh atau pekerja padat karya di PT. Ajinomoto Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ikfina menjabarkan beberapa skala prioritas vaksinasi di Kabupaten Mojokerto. Dimulai dari nakes, unsur pelayanan publik, para lansia, serta masyarakat umum di mana yang menjadi prioritas adalah pekerja dengan tingkat mobilitas tinggi.

“Vaksinasi telah kami lakukan sesuai skala prioritas,” jelas Bupati Mojokerto.

Dalam acara pemantauan vaksinasi bersama Gubernur Khofifah, Bupati Ikfina juga meminta perluasan vaksinasi bagi Kabupaten Mojokerto. Hal ini mengingat jatah vaksin untuk daerah, jumlahnya terbatas dan ditentukan oleh Pemerintah Pusat.

Baca Juga :  Optimis Ekonomi Kembali Mapan, Bupati Mojokerto Tinjau Wisata di Kecamatan Pacet

“Saya memberanikan diri untuk matur ke Ibu Gubernur, supaya dibantu vaksinasi bisa diperluas lagi bagi Kabupaten Mojokerto. Vaksin kita masih 24 persen dari 815 ribu. Katakan kalau 25%, ya sekitar 200 ribu. Artinya kita masih kurang 600 ribu. Bahkan vaksinasi untuk remaja,  belum kita lakukan secara resmi. PR kita masih banyak. Namun tetap, kita harus dahulukan yang prioritas, ” terangnya.

Menanggapi permintaan Bupati Mojokerto, Gubernur Khofifah mengatakan akan segera memberikan perluasan vaksinasi padat karya untuk Kabupaten Mojokerto, tepatnya Ngoro sebagai kawasan industri besar di Kabupaten Mojokerto.

Khofifah menjamin bahwa perluasan vaksin, tidak akan mengganggu kuota vaksin kab/kota, karena ada buffer sebanyak 5% yang bisa dioptimalkan.

Baca Juga :  Kunker ke Jatim, Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi di Blitar

“Penawaran Ibu Bupati Mojokerto mengenai perluasan vaksinasi bagi karyawan industri padat karya, kita sudah berpikir itu bisa dilakukan di daerah Ngoro. Vaksinasi ini tidak mungkin tuntas dalam tiga hari ini saja. Pasti butuh waktu lagi. Monggo kita laksanakan lagi bersama. Itu pun tidak akan mengganggu kuota vaksin kab/kota. Karena di saat vaksin itu turun, ada 5% buffer untuk Pemprov,” jelas Gubernur Jatim.

Sebagai informasi, vaksinasi diberikan pada 7.500 orang, bertahap selama tiga hari (14-16 Agustus). Terbagi atas 4.000 orang pekerja PT. Ajinomoto beserta keluarga dan warga sekitar (Desa Mlirip dan Penompo), serta 3.500 lagi kepada pekerja pabrik lain di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Pewarta : Viska
Editor : Adinda

Kanal Terkait