SATUKANAL.COM
BERITA

General Manajer Arema FC Tepis Isu Tertunggaknya Gaji Pemain

Satuchannel.com, Kota Malang – Dari 9 laga Arema FC hanya mampu meraih 4 kemenangan, 2 kali imbang, dan 3 kali kekalahan. Alhasil, Arema tercecer di posisi 11 klasemen sementara Liga 1 hingga memasuki pekan ke-10 nya.

Masa sulit tersebut diisukan karena gaji yang tertunggak selama 2 Bulan. Hal ini dianggap berimbas pada performa pemain yang menurun. Namun General Manager Arema FC, Ruddy Widodo membantah isu yang beredar tersebut.

“Performa menurun bukan karena gaji, dari sponsor sudah mencairkan dana. Kita minta lebih awal pencairannya, tapi bukan hanya Arema saja. Hampir mayoritas klub, gajinya diambil per akhir bulan dari dana sponsor,” ungkap Ruddy, Jumat (9/6)

Dirinya mempertegas bahwa yang jadi permasalahan sebenarnya adalah soal kejenuhan yang dialami para pemain. Apalagi tekanan sebagai juara Piala Presiden membuat harapan Aremania semakin tinggi, jika dibandingkan dengan prestasi yang diraih hingga pekan ke 9 ini.

“Mungkin mereka jenuh. Apalagi ekspetasi setelah juara Piala Presiden cukup besar dan menjadi tekanan bagi para pemain,” ucapnya.

Ditambahkan lagi oleh Ruddy, tim Arema saat ini memang membutuhkan psyco trainner. Sosok itu bisa hadir di jajaran asisten pelatih dan diharapakan mampu mengangkat mental jika kondisi sedang terpuruk.

“Kita butuh psyco trainner. Ada dua assiten pelatih yang sudah bisa mengisi posisi itu, Kuncoro dan Yanuar Hermansyah. Mereka mempunyai kedekatan emosional dengan para pemain,” lanjutnya.

Ruddy mengaku akan melakukan evaluasi setelah Arema FC melawan Perseru Serui, Sabtu, 10 Juni 2017, di Stadion Gajayana, Kota Malang. Hal yang paling dirasa dari manajemen saat ini adalah ketidakpercayaan antar pemain di lapangan. (GUM)

Kanal Terkait