Gelar Sosialisasi 4 Pilar NKRI, Ketua MPR RI Paparkan Tiga Syarat Jadi Negara Maju - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Gelar Sosialisasi 4 Pilar NKRI, Ketua MPR RI Paparkan Tiga Syarat Jadi Negara Maju

Satuchannel.com, Kota Malang – Sosialisasi 4 Pilar NKRI oleh Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan berlangsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki, Kota Malang, Jum’at (28/7). Sosialisasi ini dihadiri pula sejumlah rektor Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta beserta perwakilan, dosen, mahasiswa, perwakilan masyarakat kota Malang.

Dalam pemaparannya Ketua MPR RI menyatakan ada tiga syarat utama menjadi negara maju. Pertama dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kedua harus saling percaya antar seluruh stakeholder bangsa.

“Saling percaya antar masyarakat, antar masyarakat dengan pemimpinnya, antar masyarakat dengan penegak hukum. Bila kepercayan muncul maka akan lahir kebijakan demi kepentingan bersama,” jelas Zulkifli Hasan.

Baca Juga :  Penyekatan Diperpanjang, 1480 Tes Swab Disediakan di Perbatasan Kota Malang
Penyerahan cinderamata Ketua MPR RI kepada UIN Malang (Aris)

Ketiga sarat menjadi negara maju yakni negara harus mempunyai nilai – nilai yang kuat. Jika nilai – nilai itu tidak muncul maka negara tidak akan maju.

Pria yang juga politisi PAN ini mencontohkan saat ia berkunjung ke Selandia Baru menemui seorang peternak sapi dengan jumlah yang sangat banyak dilepas di suatu padang rumput.

“Saya bertanya ke peternak itu, tidak takut sapinya hilang? Orang tersebut menjawab buat apa takut, kan itu sapi saya orang lain tidak mengambil. Saya membayangkan kalau di Indonesia mungkin sapinya ada yang hilang. Maka inilah contoh perlunya nilai untuk kemajuan suatu bangsa ,” ungkap Zulkifli.

Baca Juga :  Makin Dekat Dengan Warga, Bapenda Kota Malang Roadshow Keliling Kelurahan
Sosialisasi 4 Pilar NKRI oleh Ketua MPR RI (Aris)

Disisi lain Ketua Senat UIN Maliki Malang, Imam Suprayogi mengatakan pancasila sebagai ideologi negara harus terus disosialiasikan kepada seluruh elemen masyarakat.

“Bila kepada orang – orang terdidik, Rektor, dosen, mahasiswa, dan Politis tak cukup menggunakan saku tapi juga menggunakan rasional otak,” tuturnya saat memberikan sambutan.

Ia menambahkan tak bisa sekarang memaksakan secara fisik menggunakan kekuatan militer. Sosialisasi lebih mengena tentu dengan hati supaya masuk ke seluruh elemen masyarakat Indonesia.

Kanal Terkait