Gelaja Varian Baru Covid Menurut WHO - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Gelaja Varian Baru Covid Menurut WHO
ilustrasi varian baru virus corona (Foto: pixabay.com)
BERITA Kanal Artikel

Gelaja Varian Baru Covid Menurut WHO

Satukanal.com, Nasional Gejala varian baru Covid perlu diwaspadai. Apalagi dengan ditemukannya kasus terbaru Covid jenis Delta di sejumlah daerah di Indonesia. Seperti, Kudus dan beberapa daerah lainnya.

Hal tersebut tentu membuat masyarakat Indonesia harus semakin waspada dan senantiasa disiplin menjaga protokol kesehatan Covid-19 yang telah dianjurkan, yakni dengan menerapkan 4M, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, memakai masker dan menghindari kerumunan.

Varian baru yang dominan terutama B.1.617.2 atau varian Delta yang pertama kali ditemukan di India dan varian B.1.1.7 atau Alpha yang pertama diidentifikasi di Inggris.

World Health Organization (WHO) pun merespon hal tersebut dengan merilis informasi terkait gejala-gejala dari varian baru Covid ini. Berikut gejala virus corona baru, dilansir dari situs resmi WHO:

Baca Juga :  The Olympic Village Rumah Para Atlet saat Olimpiade Tokyo 2020, Intip Megahnya

Gejala virus corona yang paling umum:

  • Demam
  • Batuk kering
  • Kelelahan

Gejala virus corona yang kurang umum dan bisa memengaruhi beberapa pasien:

  • Kehilangan rasa atau bau
  • Hidung tersumbat
  • Konjungtivitis (juga dikenal sebagai mata merah)
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot atau sendi
  • Berbagai jenis ruam kulit
  • Mual atau muntah
  • Diare
  • Menggigil atau pusing

Gejala virus corona yang parah:

  • Sesak napas
  • Kehilangan selera makan
  • Kebingungan
  • Nyeri atau tekanan yang terus-menerus di dada
  • Temperatur tinggi (di atas 38°C)

Gejala lain virus corona yang kurang umum dan gejala baru:

  • Sifat lekas marah
  • Kebingungan
  • Kesadaran berkurang (terkadang berhubungan dengan kejang)
  • Kegelisahan
  • Depresi
  • Gangguan tidur
  • Komplikasi neurologis yang lebih parah dan jarang terjadi, seperti stroke, radang otak, delirium, dan kerusakan saraf
Baca Juga :  Kasus Covid-19 RI Naik-Turun, Akankah PPKM Level 4 Dilanjutkan?

Pada umumnya, gejala mulai muncul sekitar lima hingga enam hari setelah terjadi penularan. “Tetapi, waktu kemunculan gejala ini dapat berkisar 1 hingga 14 hari,” ungkap WHO.

Sedangkan, gejala-gejala yang dialami biasanya bersifat ringan dan muncul secara bertahap. “Beberapa orang juga terinfeksi tetapi hanya memiliki gejala ringan,” kata WHO.

WHO menekankan, orang dari segala usia yang mengalami demam dan/atau batuk yang berhubungan dengan kesulitan bernapas atau sesak napas, nyeri atau tekanan dada, atau kehilangan kemampuan bicara atau bergerak, harus segera mencari perawatan medis.

Jika memungkinkan, hubungi penyedia layanan kesehatan, hotline, atau fasilitas kesehatan terlebih dahulu, sehingga dapat diarahkan ke klinik yang tepat dan segera mendapatkan pertolongan yang sesuai.

 

 

Penulis : Adinda
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait