Gejolak Dunia Olahraga Tinju di Banyuwangi Terus Bergulir - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Gejolak Dunia Olahraga Tinju di Banyuwangi Terus Bergulir
BERITA Kanal Highlight Kanal Sport Kanal Straight

Gejolak Dunia Olahraga Tinju di Banyuwangi Terus Bergulir

SATUKANAL.com, BANYUWANGI – Gejolak dunia olahraga tinju di Banyuwangi terus bergulir, tindak lanjut dari pelaporan sebelumnya terkait pencemaran nama baik dan serta pembohongan publik yang tidak dicantumkanya Real Boxing camp Banyuwangi serta mengaku sebagai Ketua Pertina (persatuan tinju amatir indonesia) terpilih yang diduga dilakukan oleh JM terus bergulir.

Perlu diketahui bahwa Pelni Rumpis yang juga memiliki sasana tinju Blambangan Boxing Camp Banyuwangi memenuhi panggilan polresta Banyuwangi sebagai saksi dari laporan yang di lakukan oleh Fabri Saputra, S.H. . Selama 3 jam pelni diperiksa dalam ruang Unit Pidum mengatakan apa yang disampaikan JM adalah pembohongan publik dan pencemaran nama baik.

Baca Juga :  Gerhana Bulan Total, BMKG Banyuwangi Imbau Masyarakat Pesisir Waspadai Banjir Rob

“Di Banyuwangi bukan hanya 3 sasana tinju akan tetapi 6, dan saya sendiri memiliki 2 sasana yakni Blambangan Boxing Camp dan serngenge Wetan, serta Real Boxing camp Banyuwangi yang di miliki Febri, pada tahun 2019 sempat menyumbangkan 2 medali emas dalam even Bondowoso” katanya (20/2/2021).

Pelni menambahkan bahwa Muskab Pertina 2020 yang pernah di gelar menurutnya itu Ilegal di karenakan tidak sesuai AD/ART pertina.

“Selain itu juga saya melaporkan pertanggung jawaban keuangan Dana Hibah APBD Banyuwangi kemarin dapat berapa dan dibuat apa, dikarenakan atlit yang mendapatkan medali emas waktu itu tidak menerima reward,” imbuhnya.

Baca Juga :  Dinilai Tak Efektif dalam Pelayanan, MPP Banyuwangi Dikritik Ketua Srikandi Pemuda Pancasila

Tak hanya itu, Pelni berharap carut marut anggaran Hibah APBD untuk Olahraga yang di kelola Koni Banyuwangi bisa terungkap.

“Karena kurangnya transparansi pertanggung jawaban maka dari itu saya berharap bisa terungkap, karena atlit yang dapat mendaki emas di porprov pun tidak menerima reward,” pungkas Pelni.

Perlu diketahui sesuai data yang di himpun SatuKanal.com bersumber dari laporan realisasi anggaran belanja tidak langsung PPKD, Koni menerima Hibah pada tahun 2020 yakni 2 milyar rupiah sedangkan pada tahun 2019 terealisasi 2,750 Milyar

 

Pewarta: Abdul Konik
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait