Gegara Tak Patuh PPKM, Kota Malang Jadi Zona Hitam - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA Kanal Straight

Gegara Tak Patuh PPKM, Kota Malang Jadi Zona Hitam

Satukanal.com, Malang – Menjelang berakhirnya masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Kota Malang mendapat tamparan keras dari Menteri Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves). Hal ini lantaran Kota Malang dianggap kurang maksimal dalam pemberlakuan PPKM Darurat yang mengakibatkan Bumi Arema menjadi zona hitam.

“Perhari ini di Provinsi Jawa Timur yang dapat nilai hitam adalah Kota Malang. Itu dilihat dari pergerakan orang,” ujar Walikota Malang Sutiaji.

Dia menjelaskan penilian itu berdasarkan hasil penilaian Menko Marves soal ketaatan masyarakat terhadap aturan PPKM Darurat.

Dia menambahkan dari seluruh kota se-Jatim, warga Kota Malang menjadi yang paling tidak patuh. Dari hasil evaluasi sementara penerapan PPKM Darurat se-Jawa Bali, ada sekitar 8 kota yang menyandang status zona hitam. Salah satunya Kota Malang.

Maka dari itu Politisi Partai Demokrat itu mengimbau kepada warga Malang untuk mengurangi mobilitas keluar rumah, jika tidak ada kepentingan esensial yang mendesak.

“Dilihat dari pergerakan orang masih luar biasa. Untuk itu sekali lagi kami mohon dorongan dan support dari masyarakat, agar kita bersama gayung bersambut mematuhi PPKM Darurat,” imbuhnya

Dalam kesempatan itu, Sutiaji juga menambahkan banyak daerah yang mencontoh kebijakan mematikan lampu ketika sudah memasuki pukul 20.00. Namun pihaknya harus mencabut aturan itu lantaran reaksi keras dari warga bahkan banyak hoax bermunculan.

“Seluruh daerah mencontoh kita, tapi setelah dijadikan teladan, malah kebijakan itu kita cabut di Kota Malang. Karena luar biasa respon dari masyarakat, banyak yang menilai tidak efektif dan muncul hoax,” terangnya.

Dirinya berharap dengan kejadian ini bisa menjadi pelajaran dan pencerahan bagi masyarakat. Bahwa apapun yang dilakukan oleh Pemerintah semata-mata untuk menanggulangi pandemi Covid-19 yang makin ganas.

“Masalah pandemi adalah urusan bersama, ini tanggung jawab kita. Mari mawas diri, jangan hanya berkomentar tapi mari lakukan tindakan nyata,” pungkas Sutiaji.

 

 

Pewarta: Chosa Setya Ayu Widodo

Editor: Ubaidhillah

 

Kanal Terkait