Gedung Sekolah di Jombang Ini Tak Layak Pakai, Guru Ikut Was-Was - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Gedung Sekolah di Jombang Ini Tak Layak Pakai, Guru Ikut Was-Was
Sekolah di Jombang yang dinilai tak layak pakai (Foto: Anggit Puji/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Gedung Sekolah di Jombang Ini Tak Layak Pakai, Guru Ikut Was-Was

Satukanal.com, Jombang – Tidak semua sekolah yang ada di Kabupaten Jombang punya fasilitas yang sudah membaik. Seperti halnya dengan MI (Madrasah Ibtidaiyah) Al-Hikmah Made yang terletak di Desa Made, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, dinilai tak layak pakai.

Pasalnya, gedung sekolah tersebut rusak di bagian luar dan dalam. Kondisi gedung sekolah yang dibangun dengan kayu tersebut banyak berlubang, atap bocor, keramik pecah dan sarana prasarana lain yang tampak memprihatinkan.

Alhasil, dengan kondisi seperti itu membuat guru yang mengajar pun harus sedikit berjaga-jaga dari hal yang tidak diinginkan.

“Kalau lagi cuaca tidak bagus seperti hujan lebat, mgin kencang itu memang sedikit jaga-jaga,” sebut Mar’ayus Sholihah salah satu guru di sekolah tersebut pada Selasa (23/11/2021).

Baca Juga :  Banjir Bandang Batu Rusak Jaringan Pipa PDAM, Warga Kesulitan Air Bersih

Menurutnya, dari enam ruangan yang ada di sekolah tersebut, hanya ada dua ruangan yang masih layak pakai dan bisa digunakan untuk proses belajar mengajar. Sisanya, empat kelas dengan kondisi yang  memprihatinkan.

Selain itu, fasilitas penunjang lain seperti buku dan alat tulis untuk pembelajaran siswa juga kurang memadahi.

“Disyukuri saja, karena di sini tempat mereka belajar. Bahkan ada siswa yang keluar masuk dari celah dinding kayu yang bolong itu,” katanya.

edung Sekolah yang Tak Layak Pakai
Kondisi luar sekolah yang terlihat rusak (Foto: Anggit Puji/ Satukanal.com)

Sedangkan, Isham Asmuni (52) Kepala Sekolah MI Al-Hikmah Made menyebut, memang untuk pembangunan sekolah dan penunjang lainnya, sekolah mengandalkan swadaya dari lembaga maupun donatur dari warga setempat.

Baca Juga :  Lampu Hijau Vaksinasi Anak, Dinkes Jombang Tunggu Instruksi Menteri

“Untuk saat ini, operasional dari yayasan sendiri. Belum berani untuk minta sumbangan ke walimurid,” jelasnya.

Pihak sekolah, lanjutnya, sudah mencoba mengajukan bantuan renovasi gedung ke Pemmerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang  maupun program Kementerian Agama (Kemenag). Namun, hasilnya tak ada tanggapan.

“Sudah beberapa kali mengajukan bantuan, namun katanya tidak ada anggaran masih, difokuskan pada penanganan Covid 19,” ungkapnya.

Karena tak dapat jawaban dari pemerintah, pihaknya kini hanya mampu berharap ada uluran tangan dari orang yang mempunyai hati nurani besar untuk menjadi donatur. Agar bisa memperbaiki bangunan sekolahnya, sehingga tetap bisa digunakan sebagai sarana pembelajaran di Desa Made.

 

Pewarta : Anggit Puji
Editor : Adinda

    Kanal Terkait