Gedung Isolasi Covid SD Pelem Pare, Mulai Kedatangan PMI Asal Kabupaten Kediri - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Gedung Isolasi Covid SD Pelem Pare, Mulai Kedatangan PMI Asal Kabupaten Kediri
STRAIGHT NEWS

Gedung Isolasi Covid SD Pelem Pare, Mulai Kedatangan PMI Asal Kabupaten Kediri

Satukanal.com, Kediri – Puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Kediri, menjalani tes Swab Polymerase Chain Reaction (PCR) COVID-19 di Gedung Isolasi Mandiri SD Pelem Pare, Selasa 4 Mei 2021.

Sejumlah 21 PMI datang dari Luar negeri ini, tiba pada tanggal 30 April 2021 di Kabupaten Kediri. Beberapa lokasi negara asal kedatangan para PMI, disebutkan seperti Brunei Darussalam, Hongkong, Malaysia, dan Singapura.

Kharisun Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, menjelaskan bahwa seluruh pekerja migran ini dilakukan tes swab PCR. “Tesnya ini dilakukan oleh petugas dari Puskesmas Pare. Untuk hasilnya akan dibawa ke Rumah Sakit RSKK,” ujarnya, Selasa (4/5/2021) di SD Pelem II Pare.

Baca Juga :  Aji Kediri Lawan Kekerasan Jurnalis Lewat Puisi di Hari Kebebasan Pers Sedunia

Dia juga menjelaskannya pelaksanaan test Swab PCR ini, merupakan ketentuan prosedur kedatangan PMI, setelah 3 hari menjalani isolasi mandiri. Apabila hasil tes dinyatakan negatif, maka seluruh PMI akan dipulangkan ke rumah masing-masing.

“Insyaallah nanti sore hasilnya sudah bisa diliat. Kalau negatif, mereka bisa melanjutkan isolasi mandiri di rumah masing-masing,” jelasnya.

Setelah dinyatakan pulang ke rumah. Esok harinya, lokasi Gedung Isolasi Mandiri SD Pelem Pare, kedatangan PMI gelombang berikutnya. “Besok infonya ada 23 orang baru yang datang ke sini,” tambahnya.

Baca Juga :  Wisata Besuki Buka Kembali, Pengunjung Perhatikan Ini

Sementara itu, Sokirin, PMI asal Kecamatan Ringin Rejo Kabupaten Kediri, berharap hasil test Swab PCR miliknya dinyatakan Negatif COVID-19. “Semoga hasilnya negatif dan saya bisa segera pulang ke rumah,” ungkapnya.

Disebutkan juga oleh Sukirin, selama keberadaannya menjadi PMI, dirinya telah menjaga protokol kesehatan yang ketat. Juga dalam perjalanan kepulangan ke Indonesia, juga telah melalui proses pemeriksaan dan karantina berulang kali.

“Selama kami di luar negeri, kita menjalani protokol kesehatan dengan ketat,” tutupnya.

 

 

 

Pewarta : Anis Firmansah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait