SATUKANAL.COM
suporter klub sepak bola Persebaya dan Arema FC
BERITA STRAIGHT NEWS

Rusuh Suporter Persebaya-Arema FC, Pemprov Jatim Ganti Rugi Rp 220 Juta

SATUKANAL – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim mengucurkan anggaran Rp 220 juta untuk warga Kota Blitar yang terdampak rusuh antara suporter klub sepak bola Persebaya dan Arema FC.

Bentrok yang terjadi pada Selasa (18/2/2020) lalu berimbas kerugian bagi warga setempat. Tepatnya, ada 6 orang korban luka-luka, 13 kendaraan roda dua rusak ringan hingga berat, serta satu kendaraan roda empat rusak dan laptop yang ada di dalamnya raib.

Selain itu, sejumlah toko dan warung juga dijarah oleh massa suporter. Total ada 8 toko terdampak. Ditambah lagi, empat rumah rusak ringan serta 6 hektare areal persawahan milik 25 warga rusak.

Rencananya, ganti rugi atas kerusakan tersebut akan diberikan dalam waktu dekat. Hari ini (26/2/2020), Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mengumpulkan warganya yang mengalami kerugian akibat kerusuhan massa suporter bola 18 Februari lalu.

Warga terdampak diundang ke Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Blitar. Mereka diberi pemaparan terkait proses ganti rugi dari Pemprov Jatim.

“Kami mengundang warga Kota Blitar yang mendapat musibah saat ada laga pertandingan sepak bola antara Persebaya versus Arema FC di Kota Blitar. Alhamdulillah pemprov memberi ganti rugi. Hari ini kami beri penjelasan kepada mereka terkait teknis pemberian ganti rugi,” terang Plt Wali Kota Blitar Santoso.

Dia mengatakan, Pemkot Blitar melalui masing-masing kelurahan terdampak telah menginventarisasi jumlah kerugian masing-masing warga. Setelah dilakukan pendataan, total ganti rugi yang akan dibagikan sebesar Rp 220 juta.

“Nanti akan kami berikan sesuai data. Prosesnya tidak akan lama. Minggu depan insya Allah sudah selesai. Ganti rugi diberikan dalam bentuk uang tunai,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, ganti rugi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Kota Blitar yang terdampak kerusuhan massa suporter bola.

“Mudah-mudahan dengan ganti rugi ini, masyarakat puas dengan bentuk tanggung jawab Pemprov Jatim. Dan kemudian ganti rugi ini bisa dimanfaatkan secara maksimal,” paparnya.

Untuk diketahui, pertandingan semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 mempertemukan Persebaya vs Arema FC digelar di Stadion Soepriadi Kota Blitar, Selasa (18/2/2020).

Meski tanpa penonton, ribuan massa suporter memadati Kota Blitar dan mencoba mendekat ke Stadion Soepriadi. Dalam upaya merangsek ke Stadion Soepriadi ini, kerusuhan pecah di sejumlah titik.

Redaktur: N Ratri

Kanal Terkait