Gandeng Perguruan Tinggi, Kabupaten Malang Optimis Turunkan Stunting 4 Persen - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Gandeng Perguruan Tinggi, Kabupaten Malang Optimis Turunkan Stunting 4 Persen
BERITA HIGHLIGHT

Gandeng Perguruan Tinggi, Kabupaten Malang Optimis Turunkan Stunting 4 Persen

Satukanal.com, Malang – Dalam upaya turunkan jumlah penderita stunting di wilayah Kabupaten Malang, Bupati Malang Sanusi menjelaskan bahwa permasalahan stunting menjadi fokus penting yang harus teratasi.

Hal tersebut juga sejalan dengan pesan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang mengharuskan Kabupaten Malang untuk menekan angka penderita stunting.

“Kita akan tangani. Sebab ini kan pesan Bu Gubernur saat Sertijab (Serah Terima Jabatan Buapti dan Wakil Bupati Malang). Stunting dan kemiskinan harus habis di Kabupaten Malang,” ujar Sanusi.

Bersama dengan sejumlah jajaran Pemerintah Kabupaten Malang, melakukan kunjungan ke rumah beberapa penderita stunting yang terdapat di Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi.

Hingga kini, masyarakat penderita stunting di wilayah Kabupaten Malang telah berada di angka 11,4 persen. Jumlah didapatkan dari data Posyandu yang terdapat di setiap kecamatan.

“11,4 persen ini merupakan hasil data real dari penelusuran ke posyandu yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Malang. Seluruh Kecamatan ada kasus stunting, hanya saja beda-beda presentasennya” terangnya.

Baca Juga :  Sepi Gelaran, Penjualan Mawar Kusam

Dalam upaya menekan angka penderita stunting di Kabupaten Malang, Pemkab Malang juga akan melibatkan peran perguruan tinggi di Kota Malang yakni Universitas Brawijaya.

“Mulai minggu depan kita ada rakor dengan Universitas Brawijaya membahas ini. Apa yang harus kita lakukan. Kita undang tim dokter UB” ungkapnya.

Selain melibatkan peran Perguruan tinggi, Pemkab malang juga akan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang untuk mengadakan beberapa pergerakan aksi penanganan stunting dengan memberi gizi yang cukup dan mengedukasi orang tua di setiap kawasan Kabupaten Malang secara menyeluruh.

Upaya Pemkab Malang dengan menggandeng beberapa instansi, Bupati Sanusi mengatakan bahwa pada 6 bulan ke depan penderita stunting ditargetkan turun sampai dengan 4 persen.

“Mudah mudahan dengan upaya pemberian gizi dan edukasi yang cukup terhadap orang tuanya. Sehingga angka stunting dapat diturunkan dalam 6 bulan ini. Targetnya 2 sampai 4 persen,” ujar Bupati Sanusi.

Baca Juga :  Kabar Baik, Kemudahan Sewa Lapangan Hanya Dengan Aplikasi Simbah-e

Sanusi juga menjelaskan beberapa penyebab penderita stunting, salah satunya yakni, sanitasi yang kurang memadai, faktor asupan gizi yang tidak terpenuhi ataupun bawaan dari orang tua.

“Kalau penyebab utamannya ada banyak, maulai dari sanitasi, gizi buruk, faktor bawaan dari si bayi maupun dari orang tua. Ada banyak indikatornya, makannya nanti dianalisa dulu baru diadakan tindakan setelah di diagnosa” ujarnya.

Selain itu Bupati Malang juga mengungkapkan bahwa, perlunya menyediakan suatu pendampingan untuk dua anak selama aksi pergerakan penanganan stunting Kabupaten Malang, hal tersebut dilakukan agar upaya penanganan stunting berjalan dengan maksimal.

Sanusi juga menyarankan agar selama masa pandemi Covid-19 ini, berbagai macam kegiatan petugas secara tatap muka agar dikurangi. Untuk mengantisipasi klaster baru. Terutama bagi penderita stunting. Lantaran gizi buruk bisa menjadi faktor utama rentan tertular.

 

 

 

 

Pewarta : Naviska
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait