Gagal Bikin Bolu, Siswa SMKN 1 Kota Batu Justru Sabet Juara 2 di Jatim Kalahkan Mahasiswa - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Gagal Bikin Bolu, Siswa SMKN 1 Kota Batu Justru Sabet Juara 2 di Jatim Kalahkan Mahasiswa

Gagal bikin bolu, tim dari SMK Negeri 1 Batu justru sabet gelar juara 2 dalam lomba yang diadakan di Kota Surabaya oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur pada Jumat (15/3/2019) lalu. Mereka mampu menggeser sejumlah peserta yang terdiri dari pelajar SMK dan mahasiswa se Jawa Timur.

Alifryan Ferrari Rizkyamulyawan dan Fino Sutikno Putra siswa jurusan Jasa Boga di SMKN 1 Batu membawa masakan “Putu Nila Saus Santan Nangka” pada Lomba Kreasi Masakan Berbasis Ikan di Surabaya tersebut. Putu itu, mereka katakan sebenarnya berawal dari experimen membuat bolu yang gagal.

“Awalnya experimen buat bolu, tapi gagal, bentuknya jadi kayak putu, lalu kita olah lagi jadinya seperti ini,” ujar Alifryan saat ditemui kami.

Ia menuturkan bahwa mereka menggunakan bahan dasar ikan nila dan menggunakan produk lokal dari Kota Batu. Penggunaan ikan nila sendiri, dikatakannya karena ikan nila memiliki bau yang tidak terlalu amis.

Baca Juga :  Ribuan Murid SMA Kota Malang di Vaksin

“Kita pakai bahan dasar ikan nila produk lokal Kota Batu, sebab bau ikan nila tidak terlalu amis,” lanjutnya.

Ia menjelaskan bahwa sempat mengalami kesulitan dalam hal rasa dan warna dari makanan pada saat  persiapan sebelum dibawa ke perlombaan. Dituturkannya, masakan ini memiliki rasa gurih dan manis serta isi kue berwarna gelap. Namun, pada saat persiapan, masakan tersebut terasa terlalu manis dan asin serta warna dari isinya ada yang cerah dan gelap.

“Pas percobaan itu rasanya tidak bisa konsisten, warnanya juga belum bisa pasti. Tapi saat diperlombaan malah jadi, rasanya pas, dan warnanya juga pas,” jelas Alifryan.

Selain itu, untuk proses pembuatan kue tersebut dituturkannya paling sulit saat proses pembuatan adonan dan isi. Pasalnya, pengolahan adonan dan bagian isi harus pas.

Baca Juga :  Plester Alami dari Binahong, Inovasi Mahasiswa UB Percepat Penyembuhan Sariawan

“Jika terlalu keras tidak bisa menyatu, tapi jika terlalu basah juga jadi lembek,” paparnya.

Untuk proses memasaknya sendiri mereka katakan cukup mudah, hanya dengan dikukus saja. Sedangkan durasi lama pembuatan makanan tersebut dikatakannya hanya sekitar 45 menit saja untuk keseluruhan prosesnya. Bentuk makanannya sendiri berlapis seperti putu pada umumnya. Hanya saja di bagian isinya berupa adonan ikan yang ditumpuk, kemudian disiram saus santan dan diberi garnish ikan di atasnya.

Sementara itu, untuk masakan Putu Nila Saus Santan Nangka sendiri dikatakannya akan dikembangkan lagi untuk mendapatkan rasa dan warna yang benar – benar pas. Sebab, ia menuturkan sebenarnya masakan yang menjadi juara 2 tingkat Jatim tersebut dirasa masih banyak yang kurang.

“Kedepannya kami ingin kembangkan lagi, karena masih banyak yang kurang,” pungkasnya. 

Kanal Terkait