Fitur PeduliLindungi Dapat Diakses di 11 Aplikasi Lain - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Fitur PeduliLindungi Dapat Diakses di 11 Aplikasi Lain
Aplikasi PeduliLindungi melalui smartphone (Foto: Viska)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Fitur PeduliLindungi Dapat Diakses di 11 Aplikasi Lain

Satukanal.com, Nasional – Berdasarkan dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Senin 27 September 2021, Chief Digital Transformation Office Kemenkes, Setiaji, mengatakan saat ini Pemerintah akan membuka fitur PeduliLindungi di aplikasi lain mulai Oktober 2021 mendatang.

Nantinya, masyarakat tak perlu memasang (instal) aplikasi PeduliLindungi secara terpisah, sehingga fitur-fiturnya bisa dibuka melalui platform-platform digital seperti Gojek, Grab, Tokopedia, Traveloka, Tiket, Dana, bahkan ada juga aplikasi dari Pemerintah Jakarta yaitu Jaki dan lainnya.

Hal tersebut dilakukan guna menjawab berbagai keluhan yang datang dari masyarakat. Dikarenakan masyarakat banyak mengeluhkan soal memori smartphone penuh saat hendak mengunduh aplikasi PeduliLindung.

Sementara itu, pemilihan aplikasi seperti Gojek, Grab, Tokopedia, serta platform lainnya didasarkan dari banyaknya jumlah pengguna aplikasi tersebut oleh masyarakat. “Bisa digunakan untuk bisa masuk ke berbagai macam fitur yang ada di PeduliLindungi,” ujar Setiaji.

Baca Juga :  Malam Puncak Hari Jadi Jatim, Gema Sholawat Mengalun dari Jombang

Dikutip dari laman cnnindonesia.com, sebanyak 11 aplikasi dapat mengakses fitur PeduliLindungi. Aplikasi tersebut diantaranya:

  1. Gojek,
  2. Grab,
  3. Tokopedia,
  4. Tiket.com,
  5. DANA,
  6. Livin’ by Mandiri,
  7. Cinema XXI,
  8. LinkAja!,
  9. Traveloka,
  10. GOERS,
  11. JAKI.

Bagi masyarakat yang tidak memiliki smartphone tidak usah khawatir. Sebab, masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara maupun dengan kereta api tetap bisa teridentifikasi status hasil tes swab PCR maupun antigen dan sertifikat vaksinnya melalui nomor induk kependudukan (NIK) saat membeli tiket.

“Misalnya di bandara itu bahkan di tiket sudah kita integrasikan. Kalau naik kereta api itu sudah tervalidasi pada saat pesan tiket, sehingga tanpa menggunakan handphone pun itu bisa diidentifikasi bahwa yang bersangkutan sudah memiliki vaksin dan ada hasil tesnya (PCR atau antigen),” ungkapnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Cuci Tangan Sedunia, Siswa SD di Kota Kediri Bubuhkan Cap Tangan

Sebagai informasi, data dari Kemenkes menunjukan bahwa angka pengunduh PeduliLindungi makin melonjak. Terpantau, masyarakat yang menggunakan aplikasi ini sudah 48 juta kali diunduh dan 55 juta kali digunakan secara bulanan.

Harapannya, hasil tracing melalui aplikasi PeduliLindungi dapat memudahkan masyarakat dalam mendapatkan treatment atau penanganan jika diperlukan. Penanganan ini tentunya dapat membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.

 

 

Pewarta : Viska
Editor : Adinda

Kanal Terkait