Fenomena MJO Akibatkan Anomali Cuaca Di Musim Kemarau | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pantai masih jadi favorit tujuan wisatawan (Aris)
BERITA

Fenomena MJO Akibatkan Anomali Cuaca Di Musim Kemarau

Satuchannel.com, Kabupaten Malang – Meskipun telah memasuki musim kemarau, Malang Raya beberapa kali alami anomali cuaca dengan guyuran hujan seperti yang terjadi pada Kamis sore (8/6). Hal ini disebabkan adanya gangguan di atmosfer karena aktifnya MJO.

Menurut Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Karangploso, Joko Budi Utomo menyatakan meski musim kemarau sudah berjalan sebagaimana perkiraan namun hujan masih kerap kali terjadi disebabkan gangguan atmosfer karena aktifnya MJO.

“MJO singkatan dari Madden Julian Oscillation dimana fenomena gangguan cuaca berupa pergerakan gelombang atmosfer dari barat ke timur sepanjang ekuator tropis berupa daerah konvektif pengumpulan awan, ditandai pula dg peningkatan embusan angin dan curah hujan.” jelas Joko Budi Utomo beberapa saat lalu.

Ia menambahkan MJO ini memiliki siklus 30-60 hari untuk merambat dari pantai timur Afrika ke Samudera Pasifik timur melewati Indonesia yang dibagi ke dalam 8 fase penjalaran.

Kepala Stasiun BMKG Karangploso, Joko Budi Utomo ( Istimewa)

“Fase 3 menandai kehadiran gelombang konveksi atmosfer MJO di Samudera Hindia timur memasuki Sumatera, pada fase 5 MJO dapat memperburuk cuaca di sekitar Papua.” tambah Joko.

Fenomena MJO pulalah yang mengakibatkan gelombang laut selatan Pulau Jawa masih terbilang tinggi dan tiupan angin kencang di beberapa daerah. Sebagaimana diinformasikan Senin lalu, beberapa daerah di Malang selatan mengalami serangan gelombang tinggi hingga 5 meter. (Aris)

Kanal Terkait