Februari Operasional, Wawali Kota Malang Pastikan Utilitas Penunjang Tol Mapan | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA STRAIGHT NEWS

Februari Operasional, Wawali Kota Malang Pastikan Utilitas Penunjang Tol Mapan

Pengerjaan Tol Malang-Pandaan (Mapan) sudah mendekati tahap finish. Rencananya, jalur Singosari – Malang Kota akan mulai dibuka pada Februari mendatang.

Saat ini, pengerjaan exit tol di kawasan Madyopuro, Kota Malang pun sudah hampir rampung. Pekerja tampak melakukan pengaspalan di jalur tol dan melakukan pelebaran di sekitar area pintu keluar dan masuk seksi V Tol Mapan tersebut.

Pengerjaan sebelumnya memang ditargetkan rampung pada Januari 2020. Sehingga seksi V Tol Mapan dapat digunakan pada Februari mendatang.

Menjelang akan dioperasikannya seksi V Tol Mapan, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan, utilitas atau sarana prasarana yang dibutuhkan di sekitar area tol akan terus dimaksimalkan. Di antaranya seperti aspek penerangan hingga upaya mengatasi kemacetan melalui rekayasa lalu lintas yang mungkin dilakukan.

“Karena akan segera rampung, maka akan kami pastikan juga ada pelebaran jalan di sekitar existing seksi V,” katanya yang belum lama ini juga meninjau langsung kesiapan di sekitar area pintu keluar seksi V Madyopuro.

Proses pengerjaan exit Tol Mapan di Kelurahan Madyopuro tersebut memang sempat terhambat. Hal itu dikarenakan ada beberapa warga terdampak yang tidak setuju dengan besaran kompensasi yang diberikan. Namun saat ini warga terdampak telah menemui kata sepakat.

Sebelumnya, Direktur Teknik PT Jasa Marga Tol Pandaan-Malang, Siswantono menyampaikan, seksi V Tol Mapan di Madyopuro itu kemungkinan bisa dilewati di akhir Januari 2020. Karena harus ada beberapa tahapan yang mesti dilalui sebelum akhirnya jalan dioperasikan.

Di antaranya adalah proses uji laik fungsi yang dilakukan tim dari Kementerian PUPR, Bina Marga, Balai 8, Kepolisian, hingga Dinas Perhubungan (Dishub). Kemudian akan dilakukan penilaian untuk memenuhi setiap kekurangan yang menjadi catatan dengan masa perbaikan maksimal selama dua minggu.

“Setelah itu baru keluar SK Laik Fungsi. Maksimal satu minggu setelah SK keluar, baru bisa dioperasikan. Tentunya nanti akan ada penggratisan seperti seksi lainnya,” tambah Siswantono.

Lebih jauh dia menyampaikan, saat ini proses penggarapan seksi V Tol Mapan sudah melalui berbagai tahapan. Untuk jembatan sudah selesai dicor dan jalanan juga telah diaspal. Namun, masih membutuhkan penyempurnaan di berbagai sisi.

Dia menjelaskan, kawasan yang menjadi tanggung jawab Jasa Marga untuk dikerjakan adalah hingga bangunan yang dibebaskan. Nantinya akan ada pelebaran jalan seluas sekitar 200 meter pada sisi pintu keluar dan masuknya kendaraan.

“Jadi ada pelebaran, kami menyebutnya taper jalan, masing-masing 200 meter. Agar pas belokan mau keluar itu bisa smooth seperti di exit-exit tol lain,” terang dia.

Kanal Terkait