Evaluasi Panelis Debat Pertama, KPU Kabupaten Kediri Harapkan Lebih Baik di Debat Publik Kedua | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Evaluasi Panelis Debat Pertama, KPU Kabupaten Kediri Harapkan Lebih Baik di Debat Publik Kedua
BERITA HIGHLIGHT KABUPATEN KEDIRI STRAIGHT NEWS

Evaluasi Panelis Debat Pertama, KPU Kabupaten Kediri Harapkan Lebih Baik di Debat Publik Kedua

Satukanal.com, Kediri – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri, lebih menekankan untuk para penelis agar bertanya sesuai materi dan tema, pada debat publik kedua dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri tahun 2020.

Hal tersebut diungkapkan oleh Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU, Anwar Anshori, menjelang pelaksanaan debat publik kedua di Surabaya, pukul 19.00, tanggal 17 November 2020.

“Panelis memberikan pertanyaan diluar materi yang seharusnya disampaikan pada debat kedua. Kita evaluasi, kumpulkan dan tekankan,tidak boleh memberikan materi diluar tema,” kata Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU, Anwar Anshori, kepada Satukanal.com, Selasa (17/11/2020).

Baca Juga :  Calon Bupati Kediri, Hanindhito Dukung Peningkatan Minat Baca di Masyarakat

Untuk debat publik yang kedua ini akan menghadirkan para akademisi dan praktisi dengan mengusung tema Ekonomi dan Pembangunan Daerah.

Dikatakan dalam setiap debat publik, KPU Kabupaten Kediri akan menghadirkan panelis yang berbeda.

Penelis yang dihadirkan yang pertama, ialah Abdus salam Wakil Direktur Kedai Jambu Institute sekaligus Koordinator Kota Program Kota Tanpa Kumuh ( KOTAKU) Kota Surabaya.

Kedua, Dr. Nur Subeki, ST., M.T. Wakil Rektor 3 Universitas Muhammadiyah Malang. Dan yang ketiga, Taufik Al Amin Ketua Paguyuban Lintas Masyarakat PaLM Kediri Dosen IAIN Kediri.

Baca Juga :  Masa Pandemi, Produksi Industri Tahu Kediri Susut 40 Persen

“Kan ada tema dan sub tema , yang pembahasannya kali ini meliputi kebijakan agraria, tata ruang, perdagangan, UMKM , dan ketahanan pangan,” terangnya.

Salah satu alasan acara debat publik dilaksanakan di Surabaya, menurutnya agar masyarakat dapat menyaksikan dalam siaran Regional Jawa Timur.

“Harapannya, bahwa masyarakat yg tidak mendapatkan kesempatan kampanye. Bisa mengikuti debat yg kedua, melalui media televisi Regional,” pungkasnya.

Pewarta: Anis Firmansah
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait