Emak-Emak, Lirik Peluang Bisnis Anggrek di Kota Kediri - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Emak-Emak, Lirik Peluang Bisnis Anggrek di Kota Kediri
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Emak-Emak, Lirik Peluang Bisnis Anggrek di Kota Kediri

SATUKANAL.com, KEDIRI– Masa pandemi menjadi ajang bagi ibu-ibu rumah tangga (emak-emak) mencari peluang bisnis sebanyak mungkin di Kota Kediri. Hal tersebut dikatakan oleh Linda, salah satu peserta pelatihan budidaya anggrek di Kecamatan Pesantren Kota Kediri.

Pelatihan ini diikuti sebanyak 25 peserta dari Komunitas Pengusaha Mulia (PSM). “Diajarkan caranya teknik split. Memotong atau memisah anggrek dari indukannya, lalu diambil anaknya. Kemudian diajari juga untuk menanam. Jadi memang harus telaten,” ujar Dewi, kepada Satukanal.com, Sabtu (16/01/2021).

Dewi mengaku harga jual anggrek yang stabil pada setiap tahun dinilai mempunyai prospek yang cerah. Ia juga mempunyai koleksi anggrek pribadi seperti jenis Bulan dan Dendrobium.

Baca Juga :  Setahun Covid-19, Angka Terkonfirmasi di Kota Kediri Susut Tiga Kali Lipat

Sementara itu, Andri Prayetno selaku pemateri menyebutkan para peserta mayoritas merupakan pemula untuk budidaya anggrek, sehingga antusiasmenya begitu tinggi untuk mengikuti pelatihan.

“Pelatihan yang pertama, penjelasan macam-macam jenis anggrek. Anggrek spesies dan anggrek Hybrid. Jadi penjabarannya agar tidak rancu keduanya. Kedua, memperbanyak dengan teknik split,” terangnya.

Dalam pelatihan tersebut, beberapa jenis anggrek menjadi praktek pelatihan yaitu jenis Catlea, Dendrobium, dan Bulan. Sedangkan untuk peralatan yang digunakan adalah gunting, benang, tang, dan media mos hitam.

Baca Juga :  Gapeka 2021, Jadwal Perjalanan Lebih Cepat di Stasiun Kediri

Lebih lanjut, anggrek yang sudah siap dalam media tanam ditempelkan pada potongan kulit Pinus. Adapula teknik lain yang digunakan yaitu teknik menggantung dengan media kawat.

“Mereka hampir 80 persen pemula, mereka belum tahu menanam anggrek yang benar. Tanggapan para peserta antusias dengan pengetahuan baru. Ternyata pengetahuan yang didapat adalah salah,” pungkasnya.

 

 

Pewarta: Anis Firmansah
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait