Emak-emak Ikut Demo Bawa Replika Keranda Mayat dan Pocong, Tuntut Kadus Mundur - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA Kanal Straight

Emak-emak Ikut Demo Bawa Replika Keranda Mayat dan Pocong, Tuntut Kadus Mundur

Satukanal.com, Mojokerto – Puluhan Warga Dusun Lengkong Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Mojokerto turun kejalan menggelar aksi demo dikantor desa Selasa (11/01/2022). Latar belakang dari aksi ini dipicu rasa tidak puas mereka atas kebijakan yang diambil oleh kepala dusun .

Kades Sidoharjo Rif’an Hanum mengatakan puluhan warga menyampaikan asprasinya. Diantaranya menuntut Kadus Lengkong turun dari jabatannya. Kemudian menuntut membatalkan ijin penggunaan tanah untuk makam perumahan.

“Surat perjanjian mengenai akses jalan masuk ke Pihak Perumahan sudah kami tindaklanjuti. Mulai perizinan sudah kami batalkan Minggu kemarin. Terkait Kadus, hari ini kami proses menunggu alur peraturan yang menaunginya, jadi 14 hari non aktif,” ungkap Kades Rif’an, kepada satukanal.com

Baca Juga :  Polisi Sebut, Konser Musik di Sumber Towo Diikuti Ribuan Orang

Dikatakan Kades Rif’an pengembang perumahan belum pernah koordinasi dengan pihak desa untuk izin jalan setapak yang menggunakan tanah kas desa (TKD) sejak tahun 2014 lalu.

“Penggunaan TKD itu harus melalui tahapan-tahapan. Disini ada kepala desa, harus bermusyawarah dengan BPD dan tokoh masyarakat dan dimusdeskan, baru ada keputusan peralihan,” ujar Kades Rif’an.

Kades Rif’an akan memanggil Kadus Lengkong terkait dengan tanda tangan yang menyetujui dengan pihak pengembang. Menurutnya, Kadus hanya selaku pembina, bukan pengambil kebijakan.

Dalam aksinya, massa membawa replika keranda mayat dan juga pocong. Massa aksi yang didominasi emak-emak itu membawa poster dan spanduk berisi tuntutan.

Baca Juga :  Di Jombang Lansia Lebih Dahulu Terima Vaksin Booster

Beberapa tulisan yang dibentangkan warga antara lain, ‘Kadus Lengkong mundur atau dipecat karena tidak lagi dipercaya dan diinginkan warga Lengkong.

Massa ini berjalan kaki dari Dusun Lengkong ke arah Kantor Desa Sidoharjo. Aksi longmarch itu sempat membuat lalu lintas tersendat karena sebagian massa berjalan kaki hingga tengah jalan. Tiba di depan Kantor Desa, kelompok massa ini diarahkan untuk menyampaikan aspirasinya.

Usai berorasi di depan kantor desa, perwakilan massa aksi diminta masuk untuk melakukan audensi dengan Kades Rif’an. Selanjutnya, mereka membubarkan diri dengan tertib.

 

 

 

  • Pewarta  : Alwi
  • Editor       : John 

 

Kanal Terkait