Efek Samping Vaksin COVID-19 Yang Sudah Siap Edar di Indonesia | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Vaksin Covid-19
BERITA COVID-19 HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Efek Samping Vaksin COVID-19 Yang Sudah Siap Edar di Indonesia

SATUKANAL.com, NASIONAL – Jumat(23/10). Warga Indonesia kini dihebohkan atas Vaksin Covid-19, Sinovac yang berasal dari Cina, Vaksin Sinovac merupakan salah satu vaksin yang akan di distribusikan di Indonesia. Vaksin Sinovac yang telah diberikan kepada 1.620 relawan kini pada tahap proses uji klinis.

Penyuntikan vaksin tersebut diberikan kepada relawan guna mencari tahu beberapa efek yang akan timbul, beberapa relawan yang melakukan penyuntikan vaksin menyampaikan bahwa efek samping yang dirasakan merupakan efek yang normal selayaknya penyuntikan vaksin pada umumnya, yaitu hanya demam dan muncul ruam merah pada kulit yang masih wajar.

Uji klinis Vaksin Sinovac akan terus dilakukan sampai pada tahap akhir yaitu persetujuan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sebelum diproduksi secara masal. Pentingnya dari pengujian klinis ini guna memberikan kepastian dari segi keamanan dan kelancaran program distribusi vaksin tersebut. Dalam hal distribusi vaksin ada dua macam, yaitu untuk kelompok prioritas yang diberikan gratis dan vaksin yang dapat diakses masyarakat secara mandiri.

Baca Juga :  Kabupaten Mojokerto Kurang 0,4 Point Menuju Zona Kuning

Tahap pertama akan diberikan kepada pihak medis yang mana merupakan garda terdepan dalam mengurusi pasien COVID-19, aparat yang bekerja dibidang pelayanan publik dan masyarakat penerima bantuan BPJS kesehatan. Wilayah dengan tingkat penularan COVID-19 tertinggi yang ada pada status zona merah juga diutamakan mendapatkan vaksinasi terlebih dahulu.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menegaskan bahwa vaksin COVID-19 tidak diperuntutkan untuk anak-anak dan orang-orang lanjut usia (lansia), dikarenakan vaksin tersebut ditujukan pada orang-orang yang berusia 18 sampai dengan 59 tahun. Penentuan batas usia orang-orang yang dapat menerima vaksin telah di tentukan berdasarkan uji klinis yang telah dilangsungkan. Pemerintah dan Menteri Kesehatan juga terus berupaya untuk mencari vaksin yang diperuntutkan bagi anak-anak dan orang-orang lanjut usia.

Baca Juga :  Pastikan Aman Dari Covid-19, Disparpora Kabupaten Mojokerto Siap Buka Tempat Wisata Pertama Di Jatim

Pemerintah dalam hal ini belum memastikan terkait biaya yang ditentukan terhadap vaksin tersebut. Pemerintah nantinya juga tidak ada melakukan publikasi terkait harga vaksin COVID-19. Tak hanya Vaksin Sinovac Pemerintah juga mendatangkan vaksin dari Sinopharm sebanyak 15 juta dosis yakni vaksin COVID-19 mandiri dan Cansino sebanyak 100 ribu dosis.

Pewarta: Naviska Rahmadani
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait