E-Tilang Di Kota Malang Bakal Diberlakukan Juni 2021 - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
E-Tilang Di Kota Malang Bakal Diberlakukan Juni 2021
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

E-Tilang Di Kota Malang Bakal Diberlakukan Juni 2021

SATUKANAL.com, MALANG– Tilang elektronik atau E-Tilang akan diberlakukan di sejumlah titik jalanan Kota Malang. Penerapannya akan direalisasikan pada Juni 2021 dengan kurang lebih 14 titik jalanan di Kota Malang.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Ramadhan Nasution. Ia menuturkan, saat ini pihaknya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang sedang berkoordinasi dengan beberapa vendor terkait.

“Dari Dishub sudah ada beberapa vendor yang dipilih menyampaikan spek-spek kamera yang mereka miliki, namun kami tidak turut dalam kegiatan tersebut. Kami hanya menerima paparan dari Dishub, dari vendor, dari kami juga untuk mereka memaparkan kamera mereka masing-masing.” ungkap Rama.

Menurut Rama, ada tiga macam kamera elektronik Traffic Law Enforcement (E-TLE) yang akan digunakan. Kamera E-TLE sendiri punya masing-masing kemampuan dan fungsi, seperti ada kamera tangkap depan, kamera tangkap belakang dan kamera tangkap kecepatan kendaraan.

Nantinya, kamera-kamera tersebut dipasang di belasan titik di Kota Malang seperti Simpang 3 PDAM Lama, Jalan Ahmad Yani, Simpang tiga borobudur, Simpang tiga ciliwung, Simpang tiga savana serta Simpang empat Jalan Kaliurang. Selanjutnya, di Simpang tiga Trio Indah 2, Simpang tiga Jembatan UB di Jalan Soekarno Hatta, Simpang tiga Dinoyo Jalan MT Haryono, Simpang Sulfat, Rampal, (Simpang empat) Klenteng, dan Simpang 4 Gadang.

Baca Juga :  Satpol PP Tambah Personel Usai Insiden di Rumah Dinas Wali Kota Malang

“Nanti yang akan disetujui yang mana, ini masih tarik ulur. Mungkin lebih jelasnya yang disetujui berapa, setelah ketok palu dari Pemkot Malang yang disesuaikan dengan anggaran yang tersedia berapa,” kata Rama menerangkan.

Dengan penggunaan kamera E-Tilang, kata Rama, penilaian tidak langsung dilakukan di tempat. Namun untuk beberapa lokasi yang masih belum menggunakan E-Tilang nantinya tetap akan dilakukan tilang secara manual.

“Kalau sudah ada kamera E-Tilang, penilaian tidak dilakukan di tempat. Tapi untuk tempat-tempat yang tidak ada kameranya itu kita tetap melakukan tilang secara manual,”ungkapnya.

Sedangkan terkait denda, E-Tilang ini nantinya bakal menjadi lebih berat. Hal ini lantaran, pelanggar lalu lintas nantinya harus membayar dulu denda secara maksimal. Walaupun, kemudian bakal ada pengembalian dana setelah ketok palu dari pengadilan.

Baca Juga :  Kota Malang Targetkan Smart City Terwujud di Seluruh Aspek Pada 2022

Dijelaskan Rama, peletakan kamera E-Tilang tersebut bertujuan untuk menertibkan masyarakat saat berlalu lintas di Kota Malang. Harapannya dengan tertib berlalu lintasnya masyarakat, angka kecelakaan dan pelanggaran bisa ditekan.

Lebih lanjut, pemasangan kamera tilang elektronik ini juga mendukung program Kapolri baru dan sinergi pemerintah daerah melalui program Malang Smart City-nya. Rama menambahkan bahwa Wali Kota Malang, Sutiaji meminta penerapan E-Tilang menggunakan kamera E-TLE bisa segera dimaksimalkan guna menggandeng progress dari program Smart City.

“Dalam hal ini, Pak Wali Kota terlihat antusias. Pak Wali juga berkoordinasi dengan Kapolresta untuk segera mengaplikaiskan kegiatan ini. Karena termasuk prograam 100 hari Kapolri dan menggandeng tangan dengan program pemerintah untuk Smart City,” pungkasnya.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait