SATUKANAL.COM
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Dua Calon Independen Mundur dari Pilbup Kediri

SATUKANAL, KEDIRI – Salah satu bakal calon bupati Kediri yang mendaftar lewat jalur independen, Subani, mengundurkan diri. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Kediri, Ninik Sunarmi.

Subani menyatakan pengunduran dirinya secara tertulis. Surat tersebut dibawa langsung oleh Subani ke kantor KPU, Senin (10/2/2020).

Keluarga menjadi alasan pengunduran diri Subani. “Menyampaikan kepada kami, mundur karena pertimbangan keluarga,” ujar Ninik.

Di waktu yang hanya berselang menit, bakal calon bupati jalur independen, Djoko Riyanto, juga datang ke kantor KPU. Ia mengabarkan pada Ninik bahwa wakilnya, Edi Purnomo mengundurkan diri sebagai bakal calon wakil bupati Kediri.

Baca Juga :  Hasil Survei ASTI Soal Calon Bupati Kediri Tuai Protes

“Baru secara lisan, belum mengirimkan surat kepada kami, akan dikirim menyusul,” imbuh Ninik.

Ini bukan kali pertama Subani mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Rekam jejaknya, Subani pernah bertarung menjadi calon bupati Tulungagung tahun 2012. Saat itu, Subani mendaftar lewat jalur independen, namun gagal lantaran tak lolos tahap verifikasi I dan II.

Pada 2010 dan 2015, Subani tercatat pernah mendaftar menjadi bakal calon bupati Kediri. Namun, usaha mantan guru SD tersebut gagal lantaran tak memenuhi syarat jumlah dukungan minimal, hingga berkas dukungan yang ditolak KPU.

Baca Juga :  Naik 5-10 Persen, Kota Batu Target 7,7 Juta Kunjungan Wisatawan

Jika dihitung, Subani sudah lebih dari 20 kali turut dalam kontestasi pemilihan kepala daerah di beberapa daerah di Jawa Timur. Meski selalu gagal, pria yang juga mantan guru eks Bupati Kediri Sutrisno ini tak lekas menyerah.

Bahkan, di Pilkada 2020, Subani kembali mencalonkan diri. Lagi-lagi melalui jalur independen, meski akhirnya memilih mengundurkan diri sebelum tahapan pengumpulan syarat dukungan pada 17 – 23 Februari mendatang.

Pewarta: Isnatul Chasanah

Redaktur: N Ratri

    Kanal Terkait