DPUPRPKP Kota Malang Optimalkan Sanitasi, Guna Terciptanya Warga Kota Malang Yang Sehat | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
DPUPRPKP Kota Malang Optimalkan Sanitasi, Guna Terciptanya Warga Kota Malang Yang Sehat
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

DPUPRPKP Kota Malang Optimalkan Sanitasi, Guna Terciptanya Warga Kota Malang Yang Sehat

SATUKANAL.com, MALANGDinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, tengah gencar membangun fasilitas sanitasi yang berguna agar warga Kota Malang tidak melakukan aktivitas buang air besar disembarang tempat. Kegiatan pembangunan ini terus dilakukan ditahun 2020 dibeberapa wiayah Kota Malang.

Pemasangan sanitasi memiliki dampak positif yang besar seperti, mengurangi resiko manusia untuk terkena penyakit yang disebabkan cacing maupun trakoma atau infeksi bakteri yang menyerang mata, mengurangi resiko keparahan maupun dampak terjadinya malnutrisi, meningkatkan keamanan dan kenyamanan pada masyarakat sekitar, meningkatkan kemungkinan terdapatnya sumber air yang bersih dan dapat dikonsumsi.

Beberapa lokasi di wilayah Kota Malang telah dibangun untuk penanaman Bifoil seperti pada RW 10 Kelurahan Purwantoro, RW 03 Kelurahan Sukun dan RW 05 Kelurahan Tulusrejo. Sedangkan proses pembangunan dan pemeliharaan bangunan Inastalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal dilakukan di RW 03 Kelurahan Karangbesuki, RW 06 Kelurahan Kedungkandang dan RW 10 Kelurahan Purwodadi.

Baca Juga :  Kasus Positif Covid-19 Melandai, RS lapangan di Kota Malang ditunda

Kegiatan pengembangan IPAL Komunal juga dilakukan dibeberapa wilayah lainnya seperti, di lokasi RW 02 Kelurahan Balearjosari,Kecamatan Belimbing, yang membuat penambahan saluran baru dengan total 20 saluran, hat tersebut guna mewujudkan sanitasi yang layak sehingga terciptanya lingkungan yang sehat di wilayah RW 2 Kelurahan Balearjosari.

Di RW 10 Kelurahan Purwantoro, RW 04 Kelurahan Dinoyo dan RW 07 Kelurahan Purwantoro juga merupakan lokasi yang mendapat perhatian untuk pelaksanaan program giat sanitasi, dengan melakukan penanaman biofil yang dilakukan dalam pembangunan sarana dan prasarana pengolahan air limbah serta mewujudkan lingkungan yang bebas dari warga yang melakukan aktivitas buang air besar sembarangan. Di wilayah tersebut juga dilakukan sejumlah kegiatan untuk melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana IPAL sehingga memaksimalkan fungsi sanitasi.

Baca Juga :  Mengatasi Jumlah Sampah, Pemkot Malang Bangun TPS Baru Di Kawasan Padat Penduduk

“Dengan apa yang dilakukan oleh DPUPRPKP, melalui Bidang Cipta Karya, diharapkan segera merubah status menjadi kampung dengan rumah tinggal yang layak sanitasinya. Menjadikan Malang kota yang sehat dan tidak ada lagi masyarakat BABS, Setelah adanya perbaikan yang dilakukan, dapat mengoptimalkan fungsi bangunan IPAL yang telah terbangun, sehingga menciptakan sanitasi dan lingkungan yang sehat” jelas Kabid Cipta Karya, Bambang Nugroho.

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait