DPMPTSP Kota Kediri Tingkatkan Perizinan UMKM Dengan OSS - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
DPMPTSP Kota Kediri Tingkatkan Perizinan UMKM Dengan OSS
ADVERTORIAL BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

DPMPTSP Kota Kediri Tingkatkan Perizinan UMKM Dengan OSS

SATUKANAL.com, KEDIRI – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kediri terus berupaya meningkatkan jumlah ijin pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Salah satu caranya yakni dengan membuka perizinan online.

Kepala DPMPTSP Kota Kediri, Anang Kurniawan mengatakan, sistem perizinan online tersebut diberi nama Online Single Submission (OSS), dengan sistem tersebut pelaku UMKM dapat dengan mudah mendaftarkan usahanya tanpa harus mendatangi kantor DPMPTSP.

“Pelaku UMKM dapat masuk di website oss.go.id untuk mendaftar, disitu nanti tinggal ikuti arahan dari sistem saja,” jelas Anang.

Ia mengatakan, dengan sistem tersebut diharapkan para pelaku usaha mikro kecil dapat dengan mudah mendaftarkan usahanya, dan berimbas kepada dimudahkannya akses pembiayaan ke lembaga Bank dan Non Bank.

Baca Juga :  Liga Pra Musim Kemenpora, Persik Kediri Belum Menerima Surat Resmi PT LIB

Anang menyebut, ada dua permasalahan utama yang dihadapi para pelaku UMKM. Permasalahan yang pertama ialah masalah finansial, dan yang kedua masalah non-finansial (organisasi manajemen). Untuk masalah finansial diantaranya kurang kesesuaian dana para pelaku UKM, pendanaan yang kurang sistematis, biaya transaksi tinggi dengan jumlah kredit yang kecil, serta kurang akses jangkauan informasi.

Permasalahan yang kedua yakni non-finansial, seperti terbatasnya SDM dalam penggunaan teknologi, kurangnya perkembangan akses pemasaran, dan pemahaman terkait keuangan dan akuntansi.

Selain itu, dirinya juga menjelaskan terkait perbedaan pelaku usaha menurut kriteria Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), menurut UU No.20 tahun 2008. Para pelaku usaha dapat dikatakan Usaha Mikro, apabila mempunyai kriteria asset maksimal 50 juta, dengan omset maksimal 300juta.

Baca Juga :  Vaksin Sinovac Disetujui Untuk Lansia, Dinkes Kota Kediri Tunggu Juknis

Dikatakan Usaha Kecil, apabil kriteria asset lebih dari 50 sampai 500 juta, dengan omset maksimal 300 juta. Dilanjut dengan Usaha Menengah, apabila lebih dari 500 juta hingga 10 Milyar, degan omset lebih dari 2,5 hingga 50 Milyar.

Dengan demikian, Anang menyampaikan hasil dari sosialisasi ini nantinya para pelaku usaha sektor mikro kecil memahami definisi dan prosedur perizinan IUMK. “Pemerintah daerah nantinya dapat memberikan pendampingan terhadap pelaku usaha mikro kecil yang telah memiliki perizinan IUMK. Sehingga dapat keterbukaan akses baik pembiayaan maupun pemasaran produknya demi pengembangan usahanya,” pungkasnya. (Adv)

Kanal Terkait