SATUKANAL.COM
Lomba DPMPD Kabupaten Kediri
Angger Grindo H, Kasi Pemanfaatan SDA dan TTG Kabupaten Kediri, DPMPD Kabupaten Kediri
ADVERTORIAL BERITA HIGHLIGHT LIPUTAN KHUSUS STRAIGHT NEWS

DPMPD Kabupaten Kediri Buat Lomba Inovasi Cipta Karya Teknologi

SATUKANAL, KEDIRIDinas Permberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Kediri, mengadakan Lomba Inovasi Cipta Karya Teknologi Tepat Guna (TTG).

Acara tersebut dapat diikuti oleh warga Kabupaten Kediri mulai dari siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) sampai seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Kediri.

Angger Grindo H, Kasi Pemanfaatan SDA dan TTG Kabupaten Kediri mengatakan, acara tersebut diselenggarakan bertujuan untuk mengapresiasi dan memotivasi masyarakat tentang Teknologi serta mengembangkan ide inovasi baru Teknologi Tepat Guna (TTG) di Kabupaten Kediri.

“Ini sudah kali kedua kami melaksanakan lomba ini, diharapkan kali ini banyak yang mengikuti kegiatan tersebut.” Jelasnya.

Laki-laki yang akrab disapa Angger itu juga mengatakan, siapapun dapat mengikuti kegiatan lomba inovasi tekhnologi tersebut, tak terkecuali pelajar yang masih duduk di bangku sekolahan.

“Kalau tahun kemarin SMA sederajat, namun ternyata antusuasnya dari tingkat SMP dan MTS pun juga ada, akhirnya kita tahun ini mengikut sertakan dari pelajar juga,” ujarnya.

Baca Juga :  Ribuan APK Bermasalah Diberedel Bawaslu Kabupaten Kediri

“Untuk masyarakat sendiri mungkin masih Meraba-raba, kegiatan ini bagaimana dan apa saja persyaratannya,” lanjutnya.

Ia juga menjelaskan, persyarataan umum perlombaan ini yang pertama adalah wajib ber-KTP Kabupaten Kediri. Kedua karena sifatnya inovasi barang atau produk yang ditampilkan harus ciptaan sendiri. Ketiga belum pernah di ikutkan perlombaan dan juara. Serta untuk biaya produksinya maksimal 5 juta.

“Ini biaya produknya kita batasi maksimal Lima Juta, agar nantinya dapat diproduksi banyak, terjangkau, serta kita bantu publikasikan,” jelasnya.

Angger mengungkapkan pendaftaran ini dibuka mulai 10 September 2020, dan Akan terus dibuka selama dua bulan, hingga 10 November 2020.

“Saat ini masih 7 orang pendaftar, dan sampai saat ini yang menghubungi namun masih sebatas Bertanya-tanya ada sekitar 70 orang. Mungkin saat ini masih persiapan alat,” ungkapnya.

Angger meneruskan, nantinya juara dalam perlombaan ini akan memenangkan hadiah uang tunai dengan Total 40 Juta Rupiah. Tersebut akan dibagi menjadi 6 orang juara.

“Juara Pertama akan mendapatkan 10 Juta Rupiah, Juara Kedua 8 Juta Rupiah, 7 Juta untuk pemenang ketiga dan 6, 5, 4 juta rupiah untuk Juara ke 4, 5, 6.” tuturnya.

Baca Juga :  Harga Tak Kunjung Pulih, Petani Tomat Kabupaten Kediri Merugi

“Sementara itu bagi warga yang tidak mendapatkan juara akan diberikan uang partisipasi sebanyak 1 Juta rupiah, satu lagi bagi yang alatnya digunakan sebagai dokumentasi kebanggaan potensi daerah akan mendapatkan penggantian biaya produksi.” lanjutnya.

Menurut Angger, karya TTG di Kabupaten Kediri ini sangat berpotensi. Terbukti ditahun pertama kemarin terdaftar 26 peserta, sehingga perlu apresiasi dan dukungan bagi para peserta.

“Harapannya dari perlonbaan ini adalah pemberdayaan masyarakat dalam TTG, peningkatan SDM masyarakat serta kita mendorong dan mengapresiasi atas inovasi karya cipta tersebut.” Pungkasnya.

Untuk diketahui jika masyarakat ingin mendaftar dapat menghubungi Angger: 081 331 983 837 dan Tria : 085 815 518 232, Lokasi pendaftaran: Kantor DPMPD yang ada di Jalan Panglima Sudirman No 141 Kediri.

Pewarta : Anis Firmansyah
Editor : Redaksi Satukanal

    Kanal Terkait