SATUKANAL.COM
Covid-19
Tim Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya memberikan pemaparan terkait Covid-19
BERITA COVID-19 HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Dosen Ilmu Komunikasi Berbagi Jurus Ampuh Menyusun Pesan Kampanye Covid-19 Kepada Muslimat NU

SATUKANAL, PASURUAN – Derasnya berita Covid-19 di media massa saat ini, nyatanya tidak mampu membuat masyarakat percaya dengan kondisi yang ada saat ini.

Di wilayah Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan masih ditemukan adanya kelompok masyarakat yang tidak peduli dengan penyakit ini. Muslimat NU sebagai organisasi agama yang dekat dengan masyarakat merasakan beban yang cukup berat dengan kondisi ini.

Mereka dituntut tidak hanya mengayomi di bidang agama namun juga dilibatkan dalam memberikan pengetahuan bagi masyarakat tentang Covid-19.

Tim dosen dari Ilmu Komunikasi, Universitas Brawijaya, Yun Fitrahayati Laturrakhmi dan Sinta Swastikawara bekerjasama dengan Anak Cabang Muslimat NU Kecamatan Tutur berbagi cara ampuh yang dapat digunakan secara praktis untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat.

Fitrah, panggilan akrab Yun Fitrahyati Laturrakhmi, menyampaikan cara efektif yang membuat orang sadar adalah dengan menggunakan teknik social marketing.

Menurut Fitrah “Social marketing itu layaknya seperti orang jualan, harus jelas produknya , mutu dan kualitasnya. Bedanya, yang kita jual adalah produk sosial, yang sebenarnya nilai jualnya yang tinggi adalah nilai sosialnya”.

Baca Juga :  Bek Persik Kediri Andri Ibo Akhirnya Dinyatakan Negatif Corona

Dalam kegiatan ini, Fitrah terlebih dahulu menampilkan video kampanye konvesional dan kampanye berbasis social marketing.

Pemutaran video tersebut mendapatkan reaksi yang menarik. Menurut Endang Trisulawati, Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Tutur “Iklan yang konvensional terkesan top down ya, isinya hanya ancaman dan memunculkan rasa takut. Kalau iklan yang berbasis social marketing itu memang tampak kalau gerakkanya dari masyarakat, sehingga kalangan bawah ini jadi lebih bisa “mendengar” “.

Fitrah menuturkan, setidaknya ada 4 tahapan social marketing “Kita harus melakukan analisis situasi dulu, lihat dulu targetnya. Lalu lakukan analisis stakeholder, misalkan saingan kita siapa yang ada tanda-tanda bakal mengganggu kampanye kita. Lalu baru dilanjutkan menyusun segmentasi dan target serta tujuan dan tawaran. Tahap terakhir baru lakukan implementasi dan monitoring”

Baca Juga :  Awas Jangan Percaya Begitu Saja Oknum Yang Mengaku Akan Membubarkan Hajatan

Bertempat di Kecamatan Tutur, kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2020 ini dilakukan dengan metode partisipatoris, di mana tim dari Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya mengajak peserta untuk turun langsung dalam menyusun pesan kampanye.

Aktivitas ini melibatkan 7 orang Pengurus Utama Anak Cabang Muslimat NU Kecamatan Tutur, Kabupatan Pasuruan. Dalam kegiatan tersebut, 7 orang peserta ini memetakan permasalah yang ada di wilayahnya terkait Covid-19 dan berdiskusi secara aktif untuk menyusun pesan kampanye sosial Covid-19 yang tepat bagi masyarakat di wilayah mereka.

Kontributor: Sinta Swastikawara
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait