Donomulyo Jadi Pelopor, Perkebunan Kelapa Sawit Siap Berkembang di Malang Selatan - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Donomulyo Jadi Pelopor, Perkebunan Kelapa Sawit Siap Berkembang di Malang Selatan
HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Donomulyo Jadi Pelopor, Perkebunan Kelapa Sawit Siap Berkembang di Malang Selatan

Satukanal.com, MalangPemerintah Kabupaten Malang kini tengah serius untuk memasukkan kelapa sawit sebagai komoditas baru yang ditanam di kawasan Malang Selatan. Penghasilan dari panen kelapa sawit menggiurkan menjadi salah satu alasan Pemkab Malang memilih tanaman tersebut.

Penanaman kelapa sawit nantinya akan dilakukan di wilayah Malang Selatan. Mulai dari Kecamatan Bantur hingga Kecamatan Donomulyo. Rencananya, Pemkab Malang juga akan menggandeng Universitas Brawijawa Malang (UB) untuk mengkaji dampak lingkungan perkebunan kelapa sawit.

Selain rencana penanaman kelapa sawit, Bupati Malang Sanusi juga bakal proyeksikan pembangunan pabrik kelapa sawit di wilayah tersebut. Rencana pendirian pabrik sawit itu sudah dibicarakan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kementerian terkait.

Bupati Sanusi berharap, pabrik sawit tersebut akan memicu pemanfaatan seluruh potensi tanah, sehingga pendapatan masyarakat Malang Selatan dapat ikut bertambah dan mampu mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Malang.

Saat ini di wilayah Kabupaten Malang memiliki potensi lahan yang bisa ditanami tanaman sawit sebanyak 60 ribu hektare, dari total tanah kering atau tanah non sawah seluas 105 ribu hektare, hanya 40 ribu hektare yang ditanami tanaman tebu.

“Potensi 60 ribu hektar karena ada 105 ribu hektare tanah kering, baru 40 ribu yang digunakan untuk tebu, sisanya kan bisa digunakan tanaman sawit,” pungkas Sanusi.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Kopi Petani, Upaya Bangkitkan Kejayaan Kopi Dampit

Sanusi juga menyampaikan bahwa, sudah banyak investor yang menghubungi dirinya untuk berinvestasi di Malang Selatan. Sebab, pihaknya juga telah meminta kepada pengelola Jalur Lintas Selatan agar tahun 2022 bisa dituntaskan terhubung hingga Kabupaten Blitar.

Sementara itu, rencana pembangunan pabrik kelapa sawit di Malang Selatan, masih harus melalui kajian yang matang. Hal itu disampaikan secara langsung oleh Plt Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sodiqul Amin.

Sampai saat ini, pihaknya masih menunggu tim dari Pemkab Malang yang mengkaji efektifitas investasi tanaman sawit di wilayah Malang Selatan. “Terkait dengan sawit, sekarang kan masih dikaji. Jadi kita tunggu hasil kajian dari tim sejauh mana efektivitas investasi kebun sawit itu, ” Ujarnya.

Hasil kajian tersebut sangat penting untuk ditelaah oleh DPRD Kabupaten Malang. Apabila dari hasil kajian memberikan dampak positif dan bisa memberi manfaat bagi masyarakat banyak, utamanya untuk kesejahteraan rakyat, maka dapat disepakati.

DPRD Kabupaten Malang berharap betul kajian terhadap potensi penanaman kelapa sawit ini dilakukan secara detail dan mendalam. Baik itu dampak positif maupun dampak negatif dari penanaman kelapa sawit ini.

Sebagai informasi, Di kawasan Malang Selatan sendiri sudah banyak warga yang menanan tanaman kelapa sawit. Sebagian warga yang berprofesi sebagai petani, juga telah beralih menjadi petani kelapa sawit. Namun, di Donomulyo jumlah petani kelapa sawit cenderung lebih banyak.

Baca Juga :  Larangan Mudik Lebaran, Polda Jatim Siapkan 7 Titik Penyekatan Antar Provinsi

Bibit tanaman sawit yang didatangkan dari Medan oleh dua orang dari Blitar, awalnya ditanam pada tahun 2007. Penanaman ini dimulai dari Blitar yang menjadi daerah pioner penanaman kelapa sawit. Kemudian berjalan ke arah timur di wilayah Donumulyo yang kebetulan berbatasan langsung dengan Blitar.

Kini kelapa sawit dari wilayah Donomulyo tidak kalah dengan wilayah luar Jawa seperti, Sumatra, Kalimantan, atau Sulawesi. Bahkan, bisa dikatakan lebih baik sebab, ditanam pada lahan warga yang lebih subur.

Salah satu desa yang dikenal sebagai sentra penghasil kelapa sawit terbanyak adalah Desa Banjarejo. Selama dua minggu sekali, desa itu mampu menghasilkan 20 ton kelapa sawit dari lahan yang hanya seluas 1,5 hektare. Tidak heran jika kemudian menjadi produk unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Perolehan kelapa sawit itu kemudian banyak dikirim ke Sutojayan, Blitar untuk diolah menjadi minyak. Pabrik itu sendiri dibuat pada tahun 2012 dan menjadi satu-satunya pengolah kelapa sawit di wilayah Jawa Timur bagian selatan yang mencakup Malang, Blitar, dan Trenggalek.

 

 

 

 

Pewarta : Naviska
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait