SATUKANAL.COM
DKPP Kabupaten Kediri
Proses Pelatihan Penggunaan Aplikasi Toko Tani Indonesia (Foto: Ubaidhillah)
BERITA EKONOMI HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

DKPP Kabupaten Kediri Ajari Petani Gunakan Aplikasi Toko Tani Indonesia

SATUKANAL, KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri mengadakan pelatihan penggunaan dan pemanfaatan Aplikasi Toko Tani Indonesia milik Kementrian Pertanian (Kementan) RI kepada kelompok tani di Desa Kencong, Kecamatan Kepung.

Arbai, Tim Teknis Pengembangan Usaha Mandiri DKPP Kabupaten Kediri mengatakan, dalam pelatihan kali ini petani diberikan pengetahuan untuk menggunakan Aplikasi Toko Tani Indonesia agar lebih mempermudah dalam hal melihat stok barang.

“Selama ini kelompok tani itu kan mendapatkan bantuan dari APBN untuk bekerjasama dengan Toko Tani, dan selama ini juga di Kediri kerjasama itu dalam hal pengambilan dan untuk stok barang masih dilakukan secara manual. Ini kita ajari menggunakan aplikasinya.” Jelasnya.

Baca Juga :  Dispertanbun Kabupaten Kediri Temukan Racun Tikus dari Limbah Sekam

Arbai juga menjelaskan, untuk aplikasi tersebut berkerja secara online dan dapat diunduh melalui Playstore di Gawai Android.

”Adapun fungsi dari aplikasi ini misalkan Gapoktan punya stok beras 5 Ton, nanti di Aplikasi itu bisa dimunculkan 5 ton, lalu dari aplikasi itu juga para toko yang bekerjasama dengan toko tani bisa melihat stok beras tersebut dan mengambil sesuai keinginan, jika sudah diambil pesan lewat aplikasi stoknya akan berkurang otomatis.” Katanya.

“Selain itu nanti pengiriman dan semuanya bisa dimunculkan juga di aplikasi.” Katanya.

Baca Juga :  Polres Kediri Bentuk Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan

Arbai juga menyebut, untuk sementara aplikasi itu hanya bisa di akses oleh Gapoktan dan toko mitra.

“Sementara hanya Gapoktan dan toko yang bekerjasama saja yang bisa melihat. Jadi nanti datanya secara nasional akan terbaca datanya oleh Kementan, sehingga tidak perlu laporan secara manual kesana.” Tuturnya.

Lebih lanjut ia menambahakan, untuk saat ini di Kabupaten Kediri sudah ada 15 Gapoktan yang tergabung dalam aplikasi tersebut. Dan untuk toko baru 5 toko saja.

“Semoga nanti ini sebagai sarana mempermudah mengetahui stok pangan di daerah.” Pungkasnya.

 

Pewarta : M Ubaidhillah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait