Ditemukan 15 Korban, 6 Korban dalam Proses Evakuasi Tanah Longsor di Nganjuk - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Ditemukan 15 Korban, 6 Korban dalam Proses Evakuasi Tanah Longsor di Nganjuk
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Ditemukan 15 Korban, 6 Korban dalam Proses Evakuasi Tanah Longsor di Nganjuk

Satukanal.com, Nganjuk – Evakuasi 6 korban hilang bencana tanah longsor, hari ini Kamis (18/02/2021), masih akan terus dilakukan di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Nganjuk.

Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengungkapkan, evakuasi para korban dilakukan setelah terjadi bencana tanah longsor pada Minggu (14/02/2021). Sejumlah 21 korban dinyatakan hilang, 162 jiwa dari 55 Kepala Keluarga (KK) di pengungsian, serta 10 rumah mengalami rusak berat.

“Hari pertama ditemukan 5 orang, 2 diantaranya luka ringan. 1 orang mengalami luka berat dan 2 orang meninggal,” ungkap Marhaen, Rabu (17/2/2021).

Baca Juga :  Kekeliruan Manajemen Tata Air, Diduga Penyebab Bencana Banjir di Nganjuk

Dilanjutkan evakuasi pencarian korban hari kedua, ditemukan sebanyak 7 orang. Hari ketiga ditemukan sebanyak 3 orang, dan hari ke empat sejumlah 1 orang. Sehingga, total korban bencana tanah longsor ditemukan sejumlah 15 orang.

Dia juga menyebutkan, Early Warning System (EWS) sebagai alarm bencana dalam kondisi rusak. Ada sebanyak 3, hingga 5 titik yang dipasang untuk mengantisipasi bencana tanah longsor tersebut.

“Dibeberapa tempat ada, Tapi kebetulan kemarin tidak bunyi. Juga ada yang hilang, bisa jadi kurang perawatan. Kalau penyebabnya kerusakan, kita akan cari,” ucapnya.

Baca Juga :  Sebelum Longsor, Alarm Kebencanaan Ini Rusak¬†

Pihaknya juga mengaku, segera melakukan relokasi rumah warga yang terdampak bencana tanah longsor. Relokasi rumah warga terdampak bencana, telah dibahas bersama Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menko PMK Muhadjir Effendy.

“Kita lakukan relokasi ada 2 skema. Di Brebeg dan Kota mempunyai perumahan milik PUPR, yang masih memungkinkan bisa pindah disitu, yang di Desa Ngetos, pinggir jalan juga ada tanah kosong milik Perhutani,” tutupnya.

 

 

 

 

Pewarta : Anis Firmansah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait