Distribusi Minyak Goreng Rp14.000 per Liter, Kini Sudah Terealisasi 60% - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Distribusi minyak goreng Rp 14.000 per Liter, Kini Sudah Terealisasi 60%
Salah satu pedagang sembako di Pasar Pahing, Kecamatan Pesantren Kota Kediri (Foto: Anis Firmansyah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Distribusi Minyak Goreng Rp14.000 per Liter, Kini Sudah Terealisasi 60%

Satukanal.com, Nasional – Meroketnya harga minyak goreng di pasaran, memang telah terjadi sejak beberapa pekan lalu. Guna menstabilkan harga minyak goreng, Kementerian Perdagangan (Kemendag) bekerja sama dengan produsen minyak goreng dan pengusaha ritel menggelontorkan 11 juta liter minyak goreng dengan harga hanya Rp 14.000 per liter.

Diketahui, pasokan minyak goreng tersebut disediakan Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) dan Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia (AIMMI). Sedangkan penjualannya oleh Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO).

Direktur Eksekutif GIMNI, Sahat Sinaga, mengatakan hingga saat ini distribusi minyak goreng Rp 14.000 per liter sudah terealisasi 60 persen dari seluruh ritel yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  6 Manfaat Ikan Tuna Bagi Kesehatan Tubuh

“Sudah mulai dari minggu lalu, sudah kita pasok ke 60 persen ritel APRINDO, dan minggu depan sudah terdistirbusikan ke seluruh ritel APRINDOdi Indonesia, targetnya tanggal 1 Desember sudah full 100 persen (terdistribusi),” terang Sahat melansir laman kumparan.

Terkait mekanisme distribusi minyak goreng Rp 14.000 per liter, akan dijual secara bebas oleh ritel yang sudah melakukan order ke produsen terdekat. “Mekanisme seperti ini kami lakukan agar menekan transport cost, jadi harga minyak goreng kemasan yang beredar di ritel tidak melebihi harga Rp 14.000,” ujarnya.

Sementara, minyak goreng sudah masuk dan dijual di gerai-gerai ritel modern, terutama di wilayah Jawa dan Bali. Sementara untuk wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Indonesia Bagian Timur masih dalam proses.

Baca Juga :  Akhirnya!!! Aturan Perjalanan Jarak Jauh Wajib Menggunakan PCR Dicabut

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Oke Nurwan, menyebut minyak goreng Rp 14.000 per liter ini sudah dijual ke masyarakat sejak awal November di AEON Jakarta Garden City. Penjualannya dibatasi 1 kemasan per orang per hari.

Sebagai informasi, tingginya harga minyak goreng dipicu karena harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) internasional yang sudah mencapai di atas US$1.400 per metrik ton. Selain itu, produsen minyak goreng domestik belum sepenuhnya terintegrasi dengan produsen CPO.

 

 

Editor : Naviska

Kanal Terkait