Dispendik Bakal Fasilitasi Siswa Mengurus NIK dan Akta Lahir - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Dispendik Bakal Fasilitasi Siswa Mengurus NIK dan Akta Lahir
ilustrasi (Foto: Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Dispendik Bakal Fasilitasi Siswa Mengurus NIK dan Akta Lahir

Satukanal.com, Malang – Pelaksanaan PPDB tiap tahunnya kerap kali didapati kendala, salah satunya adapada NIK dan Akta Kelahiran calon siswa. Dispendik Kabupaten Malang menggandeng Dispendukcapil Kabupaten Malang untuk mempermudah para siswa mengurus NIK dan Akta Kelahiran, guna berkaca dari PPDB tahun sebelumnya.

Sebagai salah satu bentuk persiapan, Dispendik juga telah melakukan Bimbingan Teknis Implementasi Peraturan Perundang-Undangan (verifikasi dan validasi) Teknologi Informasi dan Komunikasi Verval TIK, Data Kependudukan dan Catatan Sipil Serta Kesiapan Belajar tahun 2021, bersama dengan jajaran MKKS Kabupaten Malang beberapa waktu lalu.

Sekertaris Dinas (Sekdin) Dispendik Kabupaten Malang, Suwandi, menuturkan bahwa kolaborasi kedua Dinas ini bertujuan untuk membantu anak usia sekolah memiliki NIK dan Akta Kelahiran sebagai akses utama masuk ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Kita optimis PTM Terbatas akan dilakukan di tahun ajaran baru ini. Oleh karena itu, mohon bapak/ibu mengingatkan lembaga sekolah mengisi data checklist daftar periksa di Dapodik. Karena ini menjadi persyaratan lembaga yang siap tatap muka. Apabila sampai tahun ajaran baru belum diisi, Dispendik akan melarang sekolah tersebut menggetar PTM Terbatas,” ujar Suwandi.

Baca Juga :  Kota Malang kembali Zona Orange

Dia menambahkan, ke depannya melalui Korwilcam akan mengecek siswa-siswa yang belum memiliki NIK dan Akta Lahir melalui aplikasi Dapodik. Nantinya, siswa-siswi yang belum memiliki NIK dan Akta Lahir akan diminta mengisi blangko untuk diserahkan ke Dispendukcapil secara kolektif per satuan pendidikan.

“Blangko ini dari Dispendukcapil. Blangko dan pengurusannya secara kolektif gratis. Ini sebagai wujud kemudahan yang diberikan Dispendukcapil bagi siswa-siswi untuk mengurus NIK dan Akta Lahir,” jelasnya.

Terpisah, Korwilcam Pagak Sucipto menyebutkan sangat penting bagi peserta didik memiliki NIK dan Akta Kelahiran. Dijelaskan, NIK dan Akta Lahir adalah salah satu persyaratan agar siswa bisa memiliki Dapodik yang valid.

Adapun persyaratan bagi anak yang belum masuk Kartu Keluarga atau belum memiliki NIK adalah sebagai berikut :

  1. Formulir pengajuan KK dari desa mengetahui Kepala desa, RT atau RW
  2. Melampirkan KK yang asli
  3. Fotocopy Akta Nikah orang tua dilegalisir
  4. Fotocopy KTP orang tua
  5. Fotocopy Surat Keterangan Kelahiran dari Dokter/Bidan/Penolong Persalinan, Bagi yang tidak bisa menunjukan surat kelahiran dari Bidan atau Rumah Sakit, bisa diganti dengan mengisi formulir SPTJM Kelahiran tanda tangan diatas materai sepuluh ribu.
Baca Juga :  Empat Dokter Terpapar Covid-19, UGD RSNU Jombang Sementara Tutup

Disamping itu, syarat Penerbitan Akta Kelahiran bagi Anak yang sudah masuk KK dan memiliki NIK yakni:

  1. Surat Keterangan Kelahiran dari Dokter/Bidan/Penolong Persalinan (asli bukan fotocopy) bagi yang tidak bisa menunjukan surat kelahiran dari Bidan atau Rumah Sakit, bisa diganti dengan mengisi formulir SPTJM Kelahiran tanda tangan di atas materai sepuluh ribu.
  2. Surat Keterangan Kelahiran (asli, F2.01) dengan mencantumkan nama dan identitas dua orang saksi disertai fotocopy KTP-el.
  3. Fotocopy Akta Nikah/Akta Perkawinan orang tua dilegalisir, bagi yang tidak mempunyai dan tidak pernah menikah secara hukum hanya menikah siri bisa digantikan dengan mengisi formulir Luar Nikah anak seorang ibu.
  4. Fotocopy Kartu Keluarga
  5. Fotocopy KTP elektronik milik orang tua
  6. Surat Pernyataan Data Benar Bermaterai

 

 

Pewarta : Chosa Setya Ayu Widodo
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait