SATUKANAL.COM
Diskoperindag Gelar Operasi Pasar dan Pasar Murah, 5 Hari Berturut-turut di 5 Kelurahan
Operasi Pasar dan Pasar Murah
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Diskoperindag Gelar Operasi Pasar dan Pasar Murah, 5 Hari Berturut-turut di 5 Kelurahan

Satukanal.com, Malang – Menjelang Natal dan Tahun Baru, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang gelar operasi pasar dan pasar murah. Kegiatan operasi pasar dan pasar murah ini dilakukan sebagai salah satu tugas dan fungsi dari bidang perdagangan, bilamana terdapat kenaikan harga.

Pasar murah ini bertujuan untuk menstabilkan harga-harga bahan makanan. Bilamana ditemukan ada salah satu kenaikan harga disalah satu komoditi, dapat diatasi dengan melakukan kerjasama dengan para petani atau dengan peternak yang ada di wilayah Kota Malang. Hal tersebut bertujuan agar seluruh bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat tetap terpenuhi sehingga kestabilan harga tetap terjaga.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Diskoperindag Kota Malang Sapto Wibowo menjelaskan bahwa, kegiatan operasi pasar dan pasar murah ini dibuka dan diawali di wilayah Kelurahan Polowijen. Kegiatan yang dilangsungkan saat pandemi Covid-19, juga akan tetap mengedepankan protokol kesehatan yakni 3M memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Baca Juga :  Wali Kota Malang Lakukan Sidak Tugu Tirta Guna Evaluasi Kinerja

“Jadi setiap jamnya atau setiap pasar hanya diperbolehkan untuk 30 orang yang bisa masuk ke areal pasar murah. Setelah selesai, mereka keluar dan berganti 30 orang lainnya” terangnya.

Luh Eka Wilantari selaku Kai Pengendalian dan Pengawasan Diskoperindag Kota Malang menambahkan jika, berlangsungnya kegiatan operasi pasar dan pasar murah ini, akan dilakukan selama lima hari berturut-turut. Operasi pasar dan pasar murah ini juga akan digelar di lima Kelurahan yang ada di lima Kecamatan yang ada di Kota Malang, dengan kuota sebanyak 90 orang setiap harinya.

Oprasi pasar dan pasar murah juga akan dilangsungkan di bebrapa kantor Kelurahan. Hal tersebut dilakukan agar pasar murah dapat tepat sasaran sehingga dapat langsung ke masyarakat. Sehingga jika digelar di Kelurahan dapat dibeli langsung oleh masyarakat sekitar dan tidak dibeli oleh penjual untuk dijual kembali.

Baca Juga :  Cek Status Uji KIR pada Kendaraan, Dishub Kota Malang Terapkan BLU-e

Ia juga menjelaskan terkait dengan harga sembako pada kegiatan ini memiliki selisih cukup jauh dengan harga dipasaran. Sedangkan harga daging ayam dipasaran perkilonya masih Rp 34 ribu namun di pasar murah hanya Rp. 29 rinu.

Untuk harga telur ayam di pasar murah dijual dengan harga yang lebih murah yakni selisih 2 ribu dengan dipasaran. Sedangkan beras bulog dipasaran masih Rp 57 ribu, namun disini dijual dengan harga Rp 53 ribu. Dengan adanya kegiatan oprasi pasar dan pasar murah ini nantinya dapat meringankan beban masyarakat Kota Malang untuk dapat mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari.

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait