Dishub Kota Malang Atasi Kebocoran Sektor Parkir Melalui Aplikasi Siparma - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Dishub Kota Malang Atasi Kebocoran Sektor Parkir Melalui Aplikasi Siparma
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Dishub Kota Malang Atasi Kebocoran Sektor Parkir Melalui Aplikasi Siparma

Satukanal.com, MalangPemerintah Kota Malang pada awal tahun 2021 telah resmi menerapkan sistem parking elektronik atau E-Parking di beberapa titik wilayah Kota Malang. Penerapan parkir elektronik, kini telah memberikan dampak positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang.

Sejak dilaunching pada 4 Januari 2021 hingga data di bulan Februari 2021 ini, pendapatan yang diperoleh Dinas Perhubungan Kota Malang mencapai Rp 120 Juta. Pendapatan yang dihasilkan dari E-Parking tersebut bisa saja lebih. Mengingat jam operasional E-Parking hanya mulai pukul 06:00 – 21:00 WIB.

Selain itu, demi mengoptimalkan sistem E-Parking di beberapa titik wilayah Kota Malang, Dinas Perhubungan Kota Malang, saat ini masih dalam tahapan merealisasikan sistem pembayaran e-money. E-money akan terintegrasi e-parking akan diberlakukan sekitar akhir Maret 2021. Dishub Kota Malang juga menerapkan Aplikasi Siparma (Sistem Informasi Parkir Kota Malang).

Baca Juga :  Selamat! Kota Malang Sabet Penghargaan PPD Predikat Terbaik Kedua Kategori Kota

Melalui aplikasi Siparma pada Jumat (5/3/2021) melansir laman radarmalang,  Musthaqim Jaya, selaku Kabid Pengelolaan Perparkiran Dishub Kota Malang menyampaikan bahwa, persoalan kebocoran di sektor parkir dapat diatasi dengan menggunakan Aplikasi Siparma ini.

Dishub Kota Malang juga telah melakukan tahap uji coba aplikasi ini. Nantinya, aplikasi Siparma akan ada di 1.000 titik parkir Kota Malang yang bisa dipantau secara online dan real time. Aplikasi tersebut juga dapat dipergunakan untuk mengidentifikasi para jukir (juru parkir) yang resmi maupun ilegal.

Dikarenakan masih terkendala pandemi Covid-19, hingga Jumat (5/3/2021) Aplikasi Siparma masih belum dilaunching oleh pihak Dishub Kota Malang. “Karena saat ini masih pandemik, jadi kita belum launching. Namun yang jelas ada sekitar 1.000 titik parkir yang akan kami awasi,” Ungkapnya.

Musthaqim juga menjelaskan bahwa, pihaknya sudah melakukan rekrutmen juru parkir (jukir) sejak tahun lalu. Pada setiap jukir terpilih akan memiliki barcode masing-masing. Sehingga, memudahkan bagi masyarakat yang ingin melakukan pengecekan, apakah titik parkir tersebut resmi atau tidak resmi.

Baca Juga :  3 Ketentuan Jelang Sholat Tarawih Berjamaah Pada Ramadhan 2021

Dalam hal mempermudah persoalan sinkronisasi data, Pihak Dishub Kota Malang akan bekerja sama dengan Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Kota Malang. Nantinya, pendapatan yang berupa pajak parkir akan masuk ke Bapenda, sedangkan pendapatan retribusi akan masuk ke Dishub.

“Kita kerjasama dengan Bapenda untuk bangun sistem itu,” Ungkapnya.

Adanya Aplikasi Siparma tersebut, Dishub Kota Malang optimis bakal menekan angka kebocoran parkir yang selama ini tersebar di beberapa wilayah Kota Malang. Aplikasi itu nantinya juga dapat diinstal dan digunakan oleh masyarakat. Sehingga, masyarakat dapat mengetahui nominal uang yang masuk ke kas daerah.

 

 

 

 

Pewarta : Naviska
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait